Akses Energi Bersih Dipercepat, ESDM Targetkan 160.000 Sambungan Jargas CNG pada 2026

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Akses Energi Bersih Dipercepat, ESDM Targetkan 160.000 Sambungan Jargas CNG pada 2026 (foto: ruangenergi)

Akses Energi Bersih Dipercepat, ESDM Targetkan 160.000 Sambungan Jargas CNG pada 2026 (foto: ruangenergi)

Sisipublik.com – Akses energi bersih di percepat melalui pembangunan jaringan gas bumi (jargas) berbasis Compressed Natural Gas (CNG). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan 160.000 sambungan rumah tangga pada 2026 untuk memperluas layanan energi di daerah yang belum terjangkau jaringan pipa gas bumi.

Program tersebut menjadi solusi untuk menghadirkan pasokan gas bagi masyarakat tanpa menunggu pembangunan pipa transmisi yang membutuhkan biaya besar dan waktu panjang. Pemerintah juga menyiapkan kajian teknis di setiap daerah sebelum proses lelang di mulai pada akhir Juli 2026.

Akses energi bersih di percepat melalui pemanfaatan teknologi CNG yang dinilai lebih fleksibel. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan pemerintah saat ini menyelesaikan kajian kesiapan kota-kota yang akan menerima program tersebut.

Menurut Yuliot, pembangunan jargas CNG akan menyasar sejumlah daerah di Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Pemerintah mempertimbangkan kesiapan wilayah serta kedekatannya dengan sumber gas bumi agar distribusi berjalan lebih efisien.

Akses Energi Bersih Dipercepat dengan Target Lebih Besar pada 2027

Selain target 160.000 sambungan rumah pada 2026, pemerintah telah menyiapkan perluasan program melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca Juga :  Jadwal Semifinal AVC Girls U18 Championship 2026: Usai Kalah dari Thailand, Mampukah Indonesia Bangkit Hari Ini?

Yuliot menjelaskan, pemerintah menargetkan pembangunan satu juta sambungan rumah pada 2027. Persiapan anggaran terus berjalan agar realisasi program dapat berlangsung pada 2028.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan pemanfaatan gas bumi di sektor rumah tangga. Di sisi lain, program ini juga mendukung upaya pengurangan ketergantungan terhadap impor LPG.

Dengan cakupan yang lebih luas, pemerintah berharap masyarakat memperoleh akses energi yang lebih terjangkau dan berkelanjutan.

Akses Energi Bersih Dipercepat melalui Jargas CNG di Sleman

Implementasi jargas berbasis CNG di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menunjukkan perkembangan positif. Saat ini, jaringan tersebut telah melayani 4.545 rumah tangga, enam pelanggan kecil, dan empat pelanggan komersial.

Untuk mendukung distribusi gas, jaringan yang tersedia memiliki panjang lebih dari 141 kilometer. Rata-rata penyaluran gas bumi mencapai sekitar 84.000 meter kubik per bulan. Jumlah tersebut setara dengan pemanfaatan sekitar 64 metrik ton LPG setiap bulan.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Vs Vietnam Jadi Ujian Mental, John Herdman Minta Skuad Garuda Fokus dan Tak Terprovokasi

Direktur Utama PGN Arief K. Risdianto mengatakan inovasi CNG Clustering mampu memperluas layanan gas bumi di daerah yang belum tersambung dengan jaringan transmisi utama.

Menurut Arief, sistem distribusi CNG telah menyesuaikan standar keamanan. Teknologi pressure regulating system (PRS) membantu mengatur tekanan gas sebelum mengalir ke pelanggan sehingga distribusi berlangsung lebih aman dan stabil.

Jargas CNG Dukung Ketahanan Energi Nasional

Selain memperluas akses energi, keberadaan jargas memberikan kemudahan bagi masyarakat karena pasokan gas tersedia secara berkelanjutan. Warga tidak perlu mengganti tabung LPG secara berkala sehingga penggunaan energi menjadi lebih praktis.

Di samping itu, program jargas berbasis CNG turut mendukung penguatan ketahanan energi nasional. Pemerintah dan PGN terus mendorong efisiensi penggunaan energi rumah tangga melalui pemanfaatan gas bumi yang lebih ramah lingkungan.

Dengan percepatan pembangunan tersebut, akses energi yang merata di berbagai daerah di harapkan semakin cepat terwujud. (j/*)

Berita Terkait

Cara Akses 2 Akun WhatsApp di Satu HP Lewat Browser, Ini Langkahnya
Kebaya Sebagai Ruang Ekspresi Anak Muda, Wamen Ekraf Dorong Gaya yang Lebih Personal
Tempe Mentah dan Klaim Wajah Glowing, Ini yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengonsumsinya
Pre-Order Samsung Galaxy Foldable 8, BRI Hadirkan Diskon hingga Rp5 Juta dan Cicilan 0 Persen
Arti Huruf K pada Harga, Ini Alasan K Menjadi Singkatan Ribu dalam Berbagai Penulisan
Ini Ramalan Zodiak 21 Juli: Libra Jaga Komunikasi, Scorpio Bersikap Tegas, Sagitarius Patuhi Aturan
Biaya Operasional Motor Listrik Lebih Hemat , Pengguna Bisa Menabung Belasan Juta Rupiah
Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini: Kendalikan Rasa Percaya Diri agar Hubungan dan Aktivitas Tetap Harmonis
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 07:00 WIB

Cara Akses 2 Akun WhatsApp di Satu HP Lewat Browser, Ini Langkahnya

Selasa, 1 September 2026 - 10:00 WIB

Kebaya Sebagai Ruang Ekspresi Anak Muda, Wamen Ekraf Dorong Gaya yang Lebih Personal

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Tempe Mentah dan Klaim Wajah Glowing, Ini yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengonsumsinya

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:00 WIB

Pre-Order Samsung Galaxy Foldable 8, BRI Hadirkan Diskon hingga Rp5 Juta dan Cicilan 0 Persen

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:00 WIB

Arti Huruf K pada Harga, Ini Alasan K Menjadi Singkatan Ribu dalam Berbagai Penulisan

Berita Terbaru