Sisipublik.com – Sebanyak 35 persen alumni Program Magang Nasional batch pertama berhasil menerima tawaran kerja dari perusahaan tempat mereka menjalani magang. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengungkapkan program magang memberi peluang lebih cepat bagi generasi muda untuk masuk ke dunia kerja.
“Angka ini memperlihatkan bahwa magang membuka akses yang lebih luas dan lebih cepat bagi anak muda untuk mendapatkan pekerjaan,” ujar Yassierli dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Selasa (26/5/2026).
Melihat hasil tersebut, pemerintah menargetkan jumlah peserta mencapai 150 ribu orang. Jumlah itu naik dibanding target sebelumnya yang berada di angka 100 ribu peserta.
Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan sejumlah tahapan bersama perusahaan mitra untuk mengejar target tersebut. Prosesnya mencakup pembukaan lowongan, verifikasi peserta, hingga seleksi administrasi dan tes daring sesuai ketentuan masing-masing perusahaan.
Tahap pertama program magang tahun 2026 dijadwalkan mulai pada Juli mendatang. Pemerintah membidik sekitar 50 ribu peserta di tahap awal, lalu melanjutkannya secara bertahap hingga memenuhi target nasional.
Yassierli juga mengajak para lulusan baru dan fresh graduate memanfaatkan program ini sebagai langkah awal membangun karier.
Menurut dia, magang bukan hanya memberi pengalaman kerja langsung di perusahaan, tetapi juga membantu peserta memahami budaya kerja, menambah keterampilan, dan memperluas wawasan profesional sebelum masuk ke dunia industri.
Program Magang Nasional batch 1 dan batch 2 sejauh ini sudah menjangkau sekitar 76 ribu peserta. Dari jumlah tersebut, sekitar 14 ribu peserta berasal dari batch pertama, sementara batch kedua mencatat sekitar 62 ribu peserta.
Tingginya angka partisipasi menunjukkan minat generasi muda terhadap pengalaman kerja langsung di lingkungan industri terus meningkat.
Yassierli menilai program ini memberi manfaat ganda. Selain mengenalkan sistem kerja di perusahaan, peserta juga punya kesempatan membangun kesiapan menghadapi persaingan kerja yang semakin ketat. (j/*)










Komentar