Kemenpar Bidik Pasar Tiongkok Lewat Paket Wisata Terpadu Labuan Bajo dan Bali

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini mendorong pengembangan paket wisata Labuan Bajo dan Bali untuk memperluas pasar wisatawan Tiongkok (foto: kementerian pariwisata)

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini mendorong pengembangan paket wisata Labuan Bajo dan Bali untuk memperluas pasar wisatawan Tiongkok (foto: kementerian pariwisata)

Sisipublik.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat promosi Labuan Bajo dan Bali untuk menarik lebih banyak wisatawan asal Tiongkok. Melalui kegiatan familiarization trip (famtrip) pada 19–25 Oktober 2026, Kemenpar mengajak tujuh agen perjalanan dan operator tur Tiongkok menjajal langsung pengalaman wisata di kedua destinasi tersebut.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini mengatakan, pengalaman langsung di lapangan dapat membantu pelaku bisnis perjalanan menyusun paket wisata yang sesuai dengan minat wisatawan Tiongkok. Strategi ini sekaligus membuka peluang kerja sama antara industri pariwisata Indonesia dan mitra perjalanan dari pasar internasional.

Paket Wisata Labuan Bajo dan Bali Sasar Wisatawan Tiongkok

Paket wisata Labuan Bajo dan Bali menjadi fokus famtrip untuk memperkenalkan beragam pengalaman perjalanan, mulai dari wisata bahari hingga rekreasi dan kuliner. Kemenpar menggandeng China Southern Airlines sebagai mitra maskapai resmi, serta AYANA Komodo Waecicu Beach dan The Westin Resort & Spa Ubud sebagai mitra akomodasi.

Tujuh perusahaan perjalanan yang mengikuti kegiatan ini berasal dari Beijing, Guangzhou, Hangzhou, Nanjing, Shenzhen, dan Shanghai. Mereka terdiri atas China Bamboo Garden International Travel Service Co., Ltd., Guangdong Asia-Pacific Travel (BOBO Travel), GZL International Travel Service Ltd., Hangzhou China Travel Service Group, China International Travel Service (Jiangsu) Co., Ltd., Shenzhen Dreamka Travel, dan Charm Deer.

Melalui kunjungan tersebut, peserta memperoleh gambaran langsung mengenai fasilitas, layanan, dan aktivitas wisata yang dapat mereka masukkan ke dalam penawaran perjalanan bagi calon wisatawan dari Tiongkok.

Baca Juga :  Libur Panjang Iduladha dan Hari Lahir Pancasila, Penumpang Kereta Mencapai 1,1 Juta

Labuan Bajo Tawarkan Wisata Bahari dan Pengalaman Kapal Pinisi

Di Labuan Bajo, peserta menginap di AYANA Komodo Waecicu Beach dan mengikuti sejumlah aktivitas wisata bahari. Salah satunya berupa pelayaran saat matahari terbenam menuju Pulau Kalong menggunakan kapal AYANA Lako Sae.

Selain itu, peserta merasakan pengalaman berlayar dengan kapal pinisi dan menikmati aktivitas snorkeling di Pulau Kelor, Pulau Padar, Pink Beach, serta Pulau Komodo. Rangkaian kegiatan tersebut memperkenalkan kekayaan alam kawasan Labuan Bajo sekaligus memberi referensi produk wisata yang dapat dikembangkan untuk pasar Tiongkok.

Kemenpar juga memfasilitasi pertemuan bisnis (business matching) antara peserta dan 14 pelaku industri pariwisata Indonesia. Pertemuan ini mempertemukan mitra perjalanan Tiongkok dengan pelaku usaha dari berbagai sektor, termasuk maskapai, penyedia akomodasi, dan agen perjalanan.

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) serta Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat turut mendukung agenda tersebut.

Ni Made Ayu Marthini menjelaskan, penguatan promosi Labuan Bajo menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas distribusi kunjungan wisatawan mancanegara ke destinasi prioritas di luar Bali.

Bali Perkuat Daya Tarik Lewat Akses Penerbangan dan Wisata Budaya

Setelah menjelajahi Labuan Bajo, peserta melanjutkan perjalanan ke Bali. Destinasi ini memiliki akses penerbangan langsung dari Tiongkok, termasuk rute Guangzhou–Denpasar yang dilayani China Southern Airlines.

Baca Juga :  Turis Mancanegara Antusias Ikuti Tradisi Tumpeng Sewu di Desa Adat Kemiren Banyuwangi

Selama berada di Bali, peserta menginap di The Westin Resort & Spa Ubud, menikmati layanan spa di Heavenly Spa by Westin, serta mencicipi beragam pengalaman kuliner, termasuk kopi khas Bali.

Rangkaian kegiatan ini memberi gambaran mengenai pilihan wisata di Bali yang dapat melengkapi perjalanan ke Labuan Bajo. Dengan demikian, pelaku perjalanan memiliki referensi untuk menyusun paket lintas destinasi yang menggabungkan wisata alam, rekreasi, layanan kebugaran, dan kuliner.

Kunjungan Wisatawan Tiongkok Tumbuh 16,46 Persen

Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara II Kemenpar Yulia menyebut famtrip tersebut sebagai bagian dari strategi promosi Indonesia di pasar Tiongkok. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) yang disampaikan Kemenpar, Indonesia menerima 1,34 juta kunjungan wisatawan asal Tiongkok sepanjang 2025.

Angka tersebut menempatkan Tiongkok sebagai negara asal wisatawan mancanegara terbesar keempat setelah Malaysia, Australia, dan Singapura.

Pertumbuhan itu melampaui kenaikan total kunjungan wisatawan mancanegara yang mencapai 5,38 persen pada periode yang sama. Data tersebut menunjukkan potensi pasar Tiongkok bagi industri pariwisata Indonesia, meskipun peningkatan kunjungan berikutnya tetap bergantung pada berbagai faktor, termasuk akses transportasi, harga paket, promosi, dan minat wisatawan.

Melalui famtrip ini, Kemenpar berharap pelaku perjalanan Tiongkok dapat mengembangkan produk wisata yang kompetitif dan memperluas pemasaran destinasi Indonesia.

Berita Terkait

Wisata Edukasi Australia, Kemenpar Kenalkan Warisan Jakarta kepada 43 Calon Pemimpin Muda
Wisata Kebugaran dan Kuliner Yogyakarta Dibidik untuk Pasar Singapura
Indonesia Jadi Pusat Koordinasi Kompetensi Tenaga Pariwisata ASEAN
Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya, Peluang Wisata Jawa Timur Makin Terbuka
Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Jadi Acuan Pariwisata Indonesia Hadapi Perubahan Global
Michelin Keys 2026 Bertambah, 47 Hotel Indonesia Raih Pengakuan Global
Perluas Pasar Jepang, Kemenpar Dorong Wisatawan Jelajahi Destinasi di Luar Bali
Event by Indonesia Catat Dampak Ekonomi Rp1,09 Triliun, Konser Internasional Jadi Penggerak Pariwisata
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Kemenpar Bidik Pasar Tiongkok Lewat Paket Wisata Terpadu Labuan Bajo dan Bali

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Wisata Edukasi Australia, Kemenpar Kenalkan Warisan Jakarta kepada 43 Calon Pemimpin Muda

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Wisata Kebugaran dan Kuliner Yogyakarta Dibidik untuk Pasar Singapura

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Indonesia Jadi Pusat Koordinasi Kompetensi Tenaga Pariwisata ASEAN

Selasa, 29 September 2026 - 09:00 WIB

Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya, Peluang Wisata Jawa Timur Makin Terbuka

Berita Terbaru