Bansos Lewat Kopdes Merah Putih Disiapkan, Pemerintah Targetkan Mulai Agustus 2026

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bansos Lewat Kopdes Merah Putih Disiapkan, Pemerintah Targetkan Mulai Agustus 2026 (foto: kemensos)

Bansos Lewat Kopdes Merah Putih Disiapkan, Pemerintah Targetkan Mulai Agustus 2026 (foto: kemensos)

Sisipublik.com – Pemerintah merencana Bansos Lewat Kopdes Merah Putih sebagai bagian dari penguatan layanan sosial dan ekonomi di tingkat desa. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan, pemerintah saat ini masih melakukan konsolidasi lintas instansi agar mekanisme penyaluran bantuan sosial melalui Koperasi Desa Merah Putih dapat berjalan optimal. Langkah tersebut di harapkan menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat peran koperasi desa.

Bansos Lewat Kopdes Merah Putih Masih Tahap Persiapan

Gus Ipul menjelaskan, Kementerian Sosial selama ini menyalurkan bantuan sosial melalui dua program utama, yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Kedua program tersebut umumnya menggunakan sistem transfer kepada para penerima manfaat.

Namun, ke depan pemerintah ingin memperluas skema penyaluran melalui Koperasi Desa Merah Putih. Menurutnya, koperasi akan memiliki berbagai gerai layanan, termasuk fasilitas perbankan dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), sehingga masyarakat dapat mengakses bantuan dengan lebih mudah.

Baca Juga :  Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Raih Kemenangan Perdana, Modal Penting untuk Bangkit di Pool C

Bansos Lewat Kopdes Merah Putih Ditargetkan Berlaku Agustus 2026

Pemerintah mulai menguji skema Bansos Lewat Kopdes Merah Putih di sejumlah wilayah sebagai bagian dari proses implementasi. Selain itu, berbagai kementerian dan lembaga juga terus menyelaraskan kesiapan teknis agar pelaksanaannya berjalan sesuai rencana.

Gus Ipul menyebut pemerintah menargetkan program tersebut mulai di terapkan pada Agustus 2026. Ia menegaskan, pelaksanaan kebijakan bergantung pada kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, hingga ketersediaan komoditas di setiap koperasi desa.

Lebih lanjut, ia mengatakan langkah tersebut mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong penguatan fungsi Koperasi Desa Merah Putih sebagai pusat pelayanan masyarakat di desa.

Baca Juga :  Pendaftaran Bintara PK Pria TNI AL 2026 Dibuka, Lulusan SMA Bisa Daftar, ini syaratnya

Koperasi Desa Didorong Menjadi Pusat Layanan Ekonomi

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menjelaskan Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya berperan dalam mendukung penyaluran bantuan sosial. Pemerintah juga mengembangkan koperasi sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Rencananya, koperasi akan menyediakan toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa, hingga gudang penyimpanan hasil pertanian dan perikanan. Dengan fasilitas tersebut, pemerintah berharap aktivitas ekonomi dapat berkembang langsung di desa.

Selain itu, pemerintah memproyeksikan perputaran ekonomi melalui Koperasi Desa Merah Putih mencapai sekitar Rp223 triliun setiap tahun. Proyeksi tersebut di harapkan mampu meningkatkan pendapatan petani, peternak, dan nelayan sekaligus memperkuat perekonomian desa secara berkelanjutan. (j/*)

Berita Terkait

Sertipikasi Tanah Pulau Kecil Dikebut, 15.977 Pulau di Indonesia Belum Terdaftar
Kementan-Kemenko PM Perkuat Hilirisasi Pertanian untuk Buka Peluang Usaha di Daerah Miskin
Syarikat Islam Perkuat Dakwah Ekonomi, Bidik Pasar Koperasi Desa
Revitalisasi Sekolah di Bali Naik Jadi 401 Unit, Perbaikan Infrastruktur Dukung Kenyamanan Belajar
Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami
Digitalisasi Bansos Perkuat Verifikasi Penerima, Kemensos Buka Akses Pengawasan Data
SMA Unggul Garuda Perluas Akses Sekolah Unggulan hingga Empat Daerah
Kedelai Grobogan Ditargetkan Tembus 3 Ton per Hektare, Kementan Siapkan Ekspansi Lahan
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Sertipikasi Tanah Pulau Kecil Dikebut, 15.977 Pulau di Indonesia Belum Terdaftar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Kementan-Kemenko PM Perkuat Hilirisasi Pertanian untuk Buka Peluang Usaha di Daerah Miskin

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Revitalisasi Sekolah di Bali Naik Jadi 401 Unit, Perbaikan Infrastruktur Dukung Kenyamanan Belajar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Digitalisasi Bansos Perkuat Verifikasi Penerima, Kemensos Buka Akses Pengawasan Data

Berita Terbaru