SDM Unggul untuk Industrialisasi Jadi Fokus Baru, Ini Arahan Prabowo kepada Kampus di Indonesia

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SDM Unggul untuk Industrialisasi Jadi Fokus Baru, Ini Arahan Prabowo kepada Kampus di Indonesia (foto: voi)

SDM Unggul untuk Industrialisasi Jadi Fokus Baru, Ini Arahan Prabowo kepada Kampus di Indonesia (foto: voi)

Sisipublik.com – SDM Unggul untuk Industrialisasi menjadi salah satu fokus utama yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat menerima Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 25 Juni 2026. Dalam pertemuan tersebut, Presiden menekankan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan kebutuhan industri nasional. Pemerintah saat ini terus mendorong percepatan berbagai program strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing bangsa.

Selain itu, SDM Unggul untuk Industrialisasi di nilai menjadi faktor penting agar berbagai program hilirisasi dan pengembangan industri dapat berjalan optimal. Karena itu, perguruan tinggi diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan sektor industri yang berkembang.

SDM Unggul untuk Industrialisasi Jadi Prioritas Perguruan Tinggi

Menteri Brian Yuliarto menjelaskan bahwa pemerintah tengah mempercepat pengembangan sejumlah sektor industri strategis. Program tersebut mencakup industri farmasi, pengembangan kendaraan nasional, hingga berbagai proyek hilirisasi yang memiliki nilai tambah bagi perekonomian Indonesia.

Baca Juga :  Atlético Madrid vs Getafe Berakhir 4-1, Lookman Bersinar dengan Dua Gol pada Laga Pramusim

Menurutnya, Presiden meminta kementerian terkait memastikan ketersediaan tenaga kerja terampil yang mampu mendukung kebutuhan industri tersebut. Perguruan tinggi memiliki peran besar dalam menyiapkan lulusan yang siap bekerja dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Oleh sebab itu, kampus tidak hanya berfokus pada aspek akademik. Lembaga pendidikan tinggi juga perlu memperkuat keterampilan praktis, inovasi, serta kemampuan riset yang mendukung kebutuhan dunia usaha dan industri.

Kebutuhan Tenaga Ahli Harus Selaras dengan Industri

Selanjutnya, pemerintah akan melakukan pemetaan kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor strategis. Langkah ini bertujuan agar jumlah lulusan dan bidang keahlian yang tersedia dapat selaras dengan kebutuhan industri nasional.

Beberapa sektor yang membutuhkan perhatian khusus antara lain pertambangan mineral, kelistrikan, akuakultur, aquafarming, hingga industri hilirisasi berbasis sumber daya alam. Pemerintah ingin memastikan tidak terjadi kesenjangan antara kebutuhan tenaga ahli dan ketersediaan lulusan perguruan tinggi.

Baca Juga :  Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30–200 GT Resmi Disiapkan, Ini Skema Baru yang Diperintahkan Prabowo

Dengan pemetaan tersebut, kampus dapat menyesuaikan program pendidikan, kurikulum, dan pelatihan agar lebih relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Di sisi lain, industri juga memperoleh dukungan SDM yang memadai untuk mempercepat ekspansi dan inovasi.

Dukungan SDM Perkuat Transformasi Ekonomi Nasional

Lebih jauh, pemerintah menilai keberhasilan industrialisasi tidak hanya bergantung pada investasi dan teknologi. Kualitas sumber daya manusia juga menjadi elemen penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Karena itu, pemerintah mendorong kolaborasi yang lebih erat antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan sektor industri. Kerja sama tersebut di harapkan mampu melahirkan tenaga kerja unggul yang siap menghadapi tantangan global.

Arahan Presiden Prabowo menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem industri yang kuat dan berdaya saing. Melalui penguatan pendidikan tinggi dan peningkatan kompetensi tenaga kerja, Indonesia berupaya mempercepat transformasi ekonomi menuju negara maju sekaligus menciptakan peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat. (j/*)

Berita Terkait

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu
Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok
Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik
Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai
KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul
Panglima Jilah Dorong Masyarakat Adat Jadi Mitra Penanganan Karhutla di Kalbar
Kolaborasi Peraih Nobel dan Peneliti Indonesia Didorong Prabowo untuk Perkuat Riset Nasional
Muktamar ke-35 NU Resmi Dibuka Prabowo, Forum Lima Tahunan Mulai Bahas Arah Organisasi
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:00 WIB

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu

Rabu, 2 September 2026 - 19:26 WIB

Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok

Selasa, 1 September 2026 - 09:00 WIB

Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:00 WIB

KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul

Berita Terbaru