Lowongan Kerja DKI Jakarta Segera Dibuka, Gaji Setara UMP

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Siap-Siap Lowongan Kerja DKI Jakarta Dibuka, Ribuan Warga Berpeluang Terima Gaji Setara UMP (foto: beritajakarta)

Siap-Siap Lowongan Kerja DKI Jakarta Dibuka, Ribuan Warga Berpeluang Terima Gaji Setara UMP (foto: beritajakarta)

Sisipublik.com – Lowongan Kerja DKI Jakarta segera hadir untuk membuka peluang bagi ribuan warga yang membutuhkan pekerjaan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan 2.843 posisi melalui program padat karya dengan upah setara Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta 2026 sebesar Rp5,72 juta per bulan. Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih berlangsung.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa program tersebut bertujuan memberikan kesempatan kerja bagi warga yang belum memiliki pekerjaan. Selain itu, pemerintah ingin membantu keluarga yang membutuhkan tambahan sumber pendapatan agar kondisi ekonomi rumah tangga tetap terjaga.

Lowongan Kerja DKI Jakarta bagian dari program perlindungan sosial

Melalui program padat karya ini, Pemprov DKI Jakarta berupaya menghadirkan lapangan kerja yang dapat langsung dimanfaatkan masyarakat. Pemerintah menilai kesempatan kerja menjadi salah satu kebutuhan penting untuk menjaga kesejahteraan warga sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi di tingkat keluarga.

Baca Juga :  Cek Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bandung, Syarat, serta Jam Pelayanan Terbaru

Lowongan Kerja DKI Jakarta ini juga dirancang sebagai bagian dari program perlindungan sosial. Karena itu, pemerintah memberikan prioritas kepada warga yang benar-benar membutuhkan pekerjaan dalam jangka pendek. Syarat utama yang harus di penuhi pelamar yakni memiliki KTP Jakarta.

Menurut Pramono, program tersebut akan berjalan selama tiga bulan. Namun, pemerintah masih membuka peluang untuk memperpanjang pelaksanaannya apabila kebutuhan di lapangan menunjukkan hasil yang positif dan masyarakat masih memerlukan dukungan pekerjaan.

Fokus Menjaga Stabilitas Ekonomi Masyarakat

Selain membuka lapangan kerja baru, Pemprov DKI Jakarta ingin menjaga stabilitas ekonomi masyarakat melalui langkah yang lebih konkret. Program ini hadir sebagai bantalan sosial yang membantu warga memperoleh penghasilan tetap selama periode tertentu.

Di sisi lain, pemerintah daerah terus memantau perkembangan ekonomi agar kebijakan yang di terapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Oleh sebab itu, pembukaan ribuan lowongan kerja tersebut menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan daya beli sekaligus mendorong perputaran ekonomi di berbagai sektor.

Baca Juga :  Jadwal KRL Solo Jogja: Simak Jam Keberangkatan Lengkap dari Palur hingga Tugu

Data Pengangguran Jakarta Masih Jadi Perhatian

Kebijakan ini muncul di tengah kondisi ketenagakerjaan yang masih menjadi perhatian pemerintah daerah. Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari 2026 yang di rilis Badan Pusat Statistik, jumlah pengangguran di Jakarta mencapai 333.860 orang.

Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka tercatat sebesar 6,03 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap lapangan kerja baru masih cukup besar. Karena alasan itulah, Pemprov DKI Jakarta menghadirkan program padat karya sebagai salah satu solusi untuk membantu masyarakat memperoleh pekerjaan dan menjaga kestabilan ekonomi keluarga.

Dengan adanya 2.843 lowongan kerja berupah setara UMP Jakarta, pemerintah berharap semakin banyak warga mendapatkan kesempatan bekerja. Program ini sekaligus menjadi upaya untuk memperkuat perlindungan sosial dan mendukung ketahanan ekonomi masyarakat ibu kota. (j/*)

Berita Terkait

Kelapa Parut Kering Jadi Peluang Usaha Baru bagi Warga Pulau Bacan
Kilang LPG Cilamaya Pasok 160 Ton per Hari, Perkuat Kemandirian Energi Jabar dan Jakarta
Longsor Tapan–Jambi Rusak Delapan Titik Jalan, Kementerian PU Kerahkan Alat Berat
Karhutla Tanjung Puting Meluas, Prabowo Siapkan 200 Pompa dan 200 Titik Bor Air
KDKMP Sorowako Dorong Hilirisasi Pertanian, Produk Lokal Kuasai 70 Persen Gerai
Pelatihan Vokasi Kemnaker di NTT Sasar Pemulihan Ekonomi Penyintas Gempa
Budidaya Lebah Trigona Sumalata Buka Peluang Usaha Madu Berbasis Potensi Lokal
Dapur SRT 3 Sulsel Ditarget Rampung 6 Oktober, Mensos Dorong Sekolah Rakyat Mandiri Pangan
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Kelapa Parut Kering Jadi Peluang Usaha Baru bagi Warga Pulau Bacan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Kilang LPG Cilamaya Pasok 160 Ton per Hari, Perkuat Kemandirian Energi Jabar dan Jakarta

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Longsor Tapan–Jambi Rusak Delapan Titik Jalan, Kementerian PU Kerahkan Alat Berat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Karhutla Tanjung Puting Meluas, Prabowo Siapkan 200 Pompa dan 200 Titik Bor Air

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:00 WIB

KDKMP Sorowako Dorong Hilirisasi Pertanian, Produk Lokal Kuasai 70 Persen Gerai

Berita Terbaru