Sisipublik.com – Lee Kang-in langsung memberi dampak dalam debut kompetitifnya bersama Atletico Madrid. Pemain asal Korea Selatan itu mencetak gol pembuka saat Atletico mengalahkan Malaga 2-0 pada laga perdana LaLiga 2026/2027 di Riyadh Air Metropolitano, Kamis (20/8/2026) dini hari WIB.
Atletico kesulitan membongkar pertahanan Malaga pada babak pertama. Tim asuhan Diego Simeone memang lebih banyak menguasai permainan, tetapi Malaga mampu bertahan disiplin dan beberapa kali mengancam gawang Jan Oblak. Karena itu, skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Lee Kang-in Mengubah Jalannya Pertandingan
Simeone kemudian memasukkan Lee Kang-in pada babak kedua. Pergantian itu memberi Atletico tambahan kreativitas di lini serang. Pada menit ke-70, Lee memecah kebuntuan lewat gol yang menjadi gol pertamanya untuk Atletico dalam laga kompetitif. Dávid Hancko berperan dalam proses terciptanya gol tersebut.
Setelah unggul, Atletico tampil lebih lepas. Álex Baena kemudian menggandakan keunggulan melalui tendangan bebas pada menit ke-85. Dua gol tersebut memastikan Atletico mengawali musim dengan tiga poin.
Debut Lee Menjawab Ekspektasi
Lee bergabung dengan Atletico dari Paris Saint-Germain pada Juli 2026 dengan kontrak hingga Juni 2031. Kepindahan tersebut menandai kembalinya sang gelandang ke LaLiga setelah sebelumnya memperkuat Valencia dan Mallorca.
Menariknya, Simeone tidak memasukkan rekrutan baru itu dalam sebelas pemain awal. Namun, penampilan Lee dari bangku cadangan justru menjadi salah satu titik balik pertandingan. Media Into the Calderón memberinya nilai 8, sama dengan Lee dalam penilaian mereka, sementara Baena mendapat 8,5.
Karena itu, penyebutan Lee sebagai MVP resmi pertandingan perlu dihindari jika tidak ada konfirmasi dari penyelenggara atau sumber statistik resmi. Fakta yang terverifikasi adalah Lee mencetak gol pembuka dan menjadi salah satu pemain yang mengubah arah pertandingan.
Atletico Memulai Musim dengan Tiga Poin
Kemenangan 2-0 membawa Atletico mengawali persaingan LaLiga dengan tiga poin. Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Simeone setelah timnya tampil kurang meyakinkan pada paruh pertama pertandingan.
Di sisi lain, Malaga harus menerima kekalahan dalam laga kembalinya mereka ke kasta teratas Spanyol. Atletico selanjutnya menghadapi tantangan yang lebih berat untuk mengukur konsistensi performa mereka setelah laga pembuka.











Komentar