Sisipublik.com – Kirab Adat Budaya Nusantara 2026 akan berlangsung di kawasan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (29/5/2026) pagi. Panitia bersama kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas dan penutupan jalan secara situasional selama acara berlangsung.
Kegiatan 2ini menjadi bagian dari rangkaian Borobudur Peace and Prosperity Festival (BPF) 2026 dalam menyambut peringatan Tri Suci Waisak di Candi Borobudur pada 31 Mei mendatang.
Project Manager BPF 2026, Meela Nazary, menyebut peserta kirab mencapai sekitar 200 hingga 300 orang. Para peserta akan mengenakan pakaian adat Nusantara dan mendapat pengawalan prajurit bregada.
“Kirab juga menghadirkan pertunjukan tari rakyat binaan Pemerintah Kabupaten Magelang,” ujar Meela, Kamis (28/5/2026).
Kirab mulai pukul 10.00 WIB dari pohon beringin di Jalan Medang Kamulan. Rombongan kemudian melintasi Jalan Pramudyawardhani, Jalan Balaputradewa, dan finis di Candi Pawon.
Satlantas Polresta Magelang menyatakan beberapa titik yang berpotensi mengalami penutupan sementara, meliputi jalur Kantor Kecamatan Borobudur menuju titik start kirab, pertigaan Polisi Pariwisata di Jalan Pramudyawardhani, serta kawasan Tourist Information Center (TIC) di Jalan Balaputradewa.
Kendaraan roda dua masih dapat melintas dengan sistem berbagi jalur bersama peserta kirab, sedangkan mobil dialihkan ke jalur lain. (j/*)










Komentar