Jonatan Christie Bangkit dari Tekanan untuk Amankan 16 Besar Kejuaraan Dunia 2026

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jonatan Christie bertanding melawan Jia Heng Jason Teh pada babak 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India (foto: dok. pbsi)

Jonatan Christie bertanding melawan Jia Heng Jason Teh pada babak 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India (foto: dok. pbsi)

Sisipublik.com – Jonatan Christie melewati pertandingan ketat pada babak 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India, Rabu (19/8/2026). Unggulan ketiga tunggal putra itu mengalahkan wakil Singapura Jia Heng Jason Teh melalui tiga gim dengan skor 19-21, 21-19, 21-11.

Kemenangan tersebut tidak datang dengan mudah. Jonatan harus kehilangan gim pertama sebelum mengubah pola permainan dan mengambil alih kendali pada dua gim berikutnya.

Jonatan Christie mengawali laga dengan tekanan cukup besar. Ia mengakui masih merasa tegang sehingga beberapa strategi yang sudah disiapkan belum berjalan sesuai rencana.

Situasi itu membuat Jason Teh mampu mencuri gim pertama dengan skor 21-19. Namun, Jonatan segera melakukan penyesuaian pada gim kedua.

Permainan menjadi lebih terkendali setelah Jonatan mampu menjaga fokus dalam reli dan mengurangi keraguan ketika menentukan arah serangan. Ia kemudian merebut gim kedua dengan skor 21-19.

Baca Juga :  Fajar/Fikri Juara China Open 2026, Pertahankan Gelar Bergengsi

Pada fase akhir gim tersebut, Jason Teh sempat memberikan tekanan meski Jonatan sudah berada dalam posisi unggul. Jonatan tetap menjaga ketenangan hingga berhasil membawa pertandingan menuju gim penentuan.

Gim Penentuan Jadi Pembeda

Memasuki gim ketiga, Jonatan tampil lebih konsisten. Pemain berusia 28 tahun itu semakin mampu membaca pola permainan Jason Teh.

Jonatan kemudian membangun keunggulan dan mempertahankan jarak poin hingga akhir pertandingan. Ia menutup gim penentuan dengan skor 21-11 sekaligus memastikan tiket ke babak 16 besar.

Hasil tersebut menunjukkan kemampuan Jonatan dalam mengubah momentum setelah kehilangan gim pembuka. Selain itu, kemenangan tiga gim juga memperlihatkan pentingnya adaptasi dalam pertandingan level Kejuaraan Dunia.

Jonatan sebelumnya menekankan bahwa setiap pertandingan dapat menghadirkan kondisi berbeda. Karena itu, pengalaman dari laga sebelumnya tidak selalu bisa diterapkan dengan cara yang sama pada pertandingan berikutnya.

Baca Juga :  Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Tiga Nama Ini Hadapi Tantangan Usia Menuju Piala AFF 2026

Jonatan Christie Bersiap Menghadapi Babak 16 Besar

Keberhasilan melewati Jason Teh membawa Jonatan ke babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026. Turnamen edisi 2026 berlangsung di New Delhi pada 17-23 Agustus.

Untuk lawan berikutnya, informasi dalam bahan awal perlu diluruskan. Rasmus Gemke tidak menghadapi Lin Chun-Yi pada babak yang menentukan lawan Jonatan. Drawing sektor tunggal putra menempatkan Gemke menghadapi Julien Carraggi, sedangkan Lin Chun-Yi berada di jalur yang berbeda bersama Justin Hoh.

Dengan demikian, Jonatan akan menghadapi pemenang pertandingan dari jalur tersebut sesuai bagan resmi turnamen. Koreksi ini penting agar informasi mengenai calon lawan Jonatan tidak menyesatkan pembaca.

Jonatan kini memiliki peluang untuk melanjutkan perjalanan di Kejuaraan Dunia 2026. Namun, ia perlu mempertahankan konsistensi permainan setelah berhasil melewati ujian berat pada babak 32 besar.

Berita Terkait

Regulasi Desain Olahraga Daerah Jadi Pekerjaan Rumah, Kemendagri Usulkan Peta Jalan 12 Bulan
Stadion Daerah Jadi Pusat Ekonomi, Kemenpora Siapkan Model Bisnis untuk 20 Stadion Prioritas
Perizinan Usaha Olahraga Jadi Fokus Kemenpora, Pemda Perkuat Pengawasan
Rabu Bugar Kemenpora Perkuat Kebiasaan Olahraga Lewat Senam Jantung Sehat dan Tai Chi
Indonesia Youth Summit 2026 Siapkan 160 Pemuda untuk Bahas Tantangan Ekonomi dan Isu Strategis
Pembinaan Atlet Jawa Timur Jadi Sorotan, Kemenpora Siapkan Perlindungan Masa Pensiun
Asian Para Games 2026, Indonesia Bidik 7 Emas dan Posisi 10 Besar
ISS 2026 Hasilkan Perputaran Ekonomi Rp17 Miliar, Peluang Investasi Tembus Rp1,12 Triliun
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Stadion Daerah Jadi Pusat Ekonomi, Kemenpora Siapkan Model Bisnis untuk 20 Stadion Prioritas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Perizinan Usaha Olahraga Jadi Fokus Kemenpora, Pemda Perkuat Pengawasan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Rabu Bugar Kemenpora Perkuat Kebiasaan Olahraga Lewat Senam Jantung Sehat dan Tai Chi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Youth Summit 2026 Siapkan 160 Pemuda untuk Bahas Tantangan Ekonomi dan Isu Strategis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Pembinaan Atlet Jawa Timur Jadi Sorotan, Kemenpora Siapkan Perlindungan Masa Pensiun

Berita Terbaru