Indonesia Bertahan di Krisis 2008, Ini Kata SBY

SBY mengungkap strategi yang membuat Indonesia bertahan dari krisis global 2008 melalui penguatan kepercayaan pasar, disiplin fiskal, dan tata kelola pemerintahan yang kredibel.

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SBY Ungkap Kunci Indonesia bertahan dari krisis global 2008 (foto: voaindonesia)

SBY Ungkap Kunci Indonesia bertahan dari krisis global 2008 (foto: voaindonesia)

Sisipublik.com – Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengungkap sejumlah langkah penting yang membuat Indonesia bertahan dari krisis global 2008. Pengalaman tersebut ia sampaikan saat menghadiri International Conference di Perbanas Institute, Jakarta Selatan, Selasa, 2 Juni 2026.

Dalam paparannya, SBY menjelaskan bahwa gejolak ekonomi dunia pada 2008 turut memberikan dinamika ekonomi nasional. Pemerintah saat itu mampu menjaga stabilitas ekonomi melalui berbagai kebijakan yang berorientasi pada kepercayaan pasar dan pengelolaan fiskal yang terukur. Menurutnya, Indonesia bertahan dari krisis global 2008 karena pemerintah mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kehati-hatian dalam mengelola keuangan negara.

Selain itu, SBY menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik dan investor pada situasi yang terus berkembang. Ia menyebut pemerintah saat itu berupaya mempertahankan permintaan domestik, memperkuat koordinasi antarlembaga, serta memastikan kebijakan ekonomi berjalan secara konsisten.

Baca Juga :  Riset Ungkap Durasi Tidur Ideal Bisa Bantu Perlambat Penuaan Biologis

Lebih lanjut, SBY menilai bahwa pelaku pasar tidak hanya memperhatikan data ekonomi ketika menghadapi situasi yang penuh tantangan. Mereka juga mencermati arah kebijakan pemerintah serta kualitas tata kelola yang di terapkan. Karena itu, ia menempatkan kredibilitas sebagai salah satu faktor utama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Menurut SBY, pengalaman tersebut memberikan pelajaran berharga bahwa kepercayaan menjadi aset penting dalam menghadapi berbagai tantangan. Ketika pemerintah mampu menunjukkan konsistensi dan transparansi, masyarakat maupun investor akan memiliki keyakinan yang lebih kuat terhadap prospek ekonomi suatu negara.

Sementara itu, ia juga mengaitkan pentingnya kredibilitas dengan pengalaman Indonesia saat melakukan rekonstruksi Aceh pascatsunami 2004. Pemerintah tidak hanya fokus membangun kembali infrastruktur fisik seperti jalan, rumah, dan fasilitas umum, tetapi juga berupaya memulihkan kepercayaan masyarakat.

Oleh karena itu, rekonstruksi menurutnya harus mencakup pembangunan sosial dan penguatan rasa optimisme warga. Pendekatan tersebut di nilai mampu membantu proses pemulihan berjalan lebih efektif sekaligus memperkuat fondasi pembangunan jangka panjang.

Baca Juga :  Voucher Listrik PLN di bagikan Bulan Juni 2026, Pelanggan Bisa Dapat Bonus Rp10.000

Di sisi lain, SBY juga menyoroti peran Indonesia dalam berbagai forum internasional. Ia menilai keterlibatan aktif dalam isu global dapat meningkatkan kredibilitas negara di mata dunia. Salah satu contohnya terlihat saat Indonesia mengambil bagian dalam diplomasi perubahan iklim, termasuk Konferensi Perubahan Iklim yang berlangsung di Bali pada 2007.

Melalui keterlibatan tersebut, Indonesia menunjukkan bahwa negara berkembang dapat berkontribusi dalam mencari solusi atas berbagai tantangan global.

Pada akhir pemaparannya, SBY berharap nilai-nilai seperti kredibilitas, tata kelola yang baik, kehati-hatian fiskal, dan kerja sama yang kuat terus menjadi landasan dalam menjaga stabilitas serta daya saing Indonesia di masa mendatang. (j/*)

Berita Terkait

Voucher Listrik PLN di bagikan Bulan Juni 2026, Pelanggan Bisa Dapat Bonus Rp10.000
DPR Optimistis BGN Lebih Optimal di Bawah Kepemimpinan Baru
BGN Punya Pimpinan Baru, Nanik S. Deyang Gantikan Dadan Hindayana
Indonesia dan Maroko Jajaki Kerja Sama Budaya Lewat Musik Tradisional
Apresiasi Wakil Perdana Menteri Qatar ke Pengawal Wanita Kunjungan di Kemenhan
Mendikti: 122 Program Studi Bertransformasi pada 2026, Kampus Sesuaikan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri
Prabowo Tunjuk AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Whoosh, Ini Tugas dan Tanggung Jawabnya
Prabowo dan Menhan Qatar Bahas Penguatan Kemitraan Strategis di Istana Merdeka
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:00 WIB

Voucher Listrik PLN di bagikan Bulan Juni 2026, Pelanggan Bisa Dapat Bonus Rp10.000

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:00 WIB

Indonesia Bertahan di Krisis 2008, Ini Kata SBY

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:58 WIB

DPR Optimistis BGN Lebih Optimal di Bawah Kepemimpinan Baru

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:00 WIB

BGN Punya Pimpinan Baru, Nanik S. Deyang Gantikan Dadan Hindayana

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:00 WIB

Indonesia dan Maroko Jajaki Kerja Sama Budaya Lewat Musik Tradisional

Berita Terbaru

Kevin Gusnadi Hadir di Momen Spesial Ayah Rozak, Kebersamaannya dengan Ayu Ting Ting Kembali Jadi Sorotan (foto: @mom_ayting92_)

Showbiz

Kevin Gusnadi Hadir di Momen Spesial Ayah Rozak

Kamis, 4 Jun 2026 - 22:00 WIB

Pemesanan Tiket Konser BTS Setelah Kembali Bersama Menjadi Momen yang Paling Dinantikan Penggemar (foto: t2online)

Showbiz

Tiket BTS Jakarta Dibuka, Siap Mendapatkan Kursi Impian

Kamis, 4 Jun 2026 - 19:00 WIB