Pemulihan Sanitasi Pascabencana di Sumatera Utara Dipercepat, TPA Sibolga Jadi Prioritas

- Jurnalis

Selasa, 3 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan dan optimalisasi infrastruktur persampahan menjadi bagian dari upaya Kementerian PU memulihkan layanan sanitasi di wilayah terdampak bencana Sumatera Utara (foto: kementerian pekerjaan umum)

Pembangunan dan optimalisasi infrastruktur persampahan menjadi bagian dari upaya Kementerian PU memulihkan layanan sanitasi di wilayah terdampak bencana Sumatera Utara (foto: kementerian pekerjaan umum)

Sisipublik.com – Pemulihan sanitasi pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera Utara terus dipercepat Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mengembalikan layanan pengelolaan sampah dan lumpur tinja. Program ini mencakup pembangunan fasilitas baru serta optimalisasi infrastruktur sanitasi yang mengalami kerusakan akibat bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kabupaten Tapanuli Utara.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, pemulihan sanitasi pascabencana harus berjalan seiring dengan pemulihan infrastruktur lainnya. Pemerintah tidak hanya memperbaiki fasilitas yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat kembali memperoleh layanan dasar.

“Pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut perbaikan infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat kembali mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar,” ujar Dody.

TPA Sibolga Dibangun untuk Menangani 55 Ton Sampah per Hari

Fasilitas tersebut dirancang untuk menangani sampah sekitar 55 ton per hari dengan rencana umur layanan tiga tahun. Pembangunan mencakup pembentukan zona landfill dan Instalasi Pengolahan Lindi (IPL) untuk mendukung pengelolaan sampah sekaligus mengendalikan air lindi.

Baca Juga :  Pelatihan Vokasi Sekolah Rakyat Siapkan Lulusan Mandiri dan Siap Memasuki Dunia Kerja

Hingga saat ini, pekerjaan pembangunan TPA masih berlangsung mengikuti tahapan pelaksanaan di lapangan.

Selain fasilitas persampahan, Kementerian PU juga mengoptimalkan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di Kota Sibolga. Fasilitas tersebut sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana sehingga membutuhkan penanganan untuk mengembalikan fungsi pengolahan limbah domestik.

Optimalisasi IPLT diharapkan dapat memulihkan layanan pengolahan lumpur tinja sekaligus mengurangi risiko pencemaran lingkungan permukiman.

TPA Sipirok Diperkuat, Layanan Persampahan Huntara Ikut Didukung

Di Kabupaten Tapanuli Selatan, Kementerian PU melanjutkan optimalisasi TPA Sipirok melalui sejumlah pekerjaan teknis. Kegiatan tersebut meliputi pembersihan dan penataan area, pemadatan, pekerjaan bore pile, serta pemasangan lapisan geotekstil dan geomembran.

Pekerjaan ini bertujuan memperkuat fasilitas pengelolaan sampah agar sesuai dengan kebutuhan teknis dan kondisi lapangan. Sementara itu, pemerintah juga mendukung layanan persampahan di kawasan hunian masyarakat terdampak bencana. Dukungan tersebut menjangkau Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Utara, dan Kabupaten Tapanuli Selatan.

Baca Juga :  Jadwal KRL Jogja-Solo Lengkap, Simak Jam Keberangkatan dari Semua Stasiun

Kementerian PU Pastikan Pemulihan Berjalan Bertahap

Kepala BPBPK Sumatera Utara Yenni Mulyadi menjelaskan bahwa pemerintah menjalankan penanganan pascabencana melalui beberapa tahapan, mulai dari penanganan darurat hingga pembangunan kembali infrastruktur secara permanen.

“Penanganan pascabencana tidak berhenti pada tahap darurat. Kami terus mempercepat pemulihan dan pembangunan infrastruktur sanitasi secara permanen agar layanan dasar masyarakat dapat kembali berjalan dengan baik,” ujar Yenni.

Ia menambahkan, pelaksanaan pekerjaan mengikuti kebutuhan dan kondisi masing-masing wilayah terdampak.

Pemerintah akan terus memantau dan mengoordinasikan pelaksanaan pekerjaan agar pembangunan berjalan sesuai jadwal, memenuhi standar kualitas konstruksi, dan mengikuti ketentuan teknis yang berlaku.

Berita Terkait

Tim Ekspedisi Patriot Brawijaya Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Klamono–Segun Papua Barat Daya
Pelatihan Vokasi Sekolah Rakyat Siapkan Lulusan Mandiri dan Siap Memasuki Dunia Kerja
Trans Tuntas Padang Tarok: 194 Bidang Tanah Transmigran Kantongi Sertipikat
Beasiswa ADiK Manokwari Selatan Kini Bisa Diakses Lewat Sekolah, Siswa Hemat Ongkos
UMKM Yogya Bidik Pasar Haji dan Umrah, Kemenhaj Siapkan Peluang Kemitraan
Empat Prioritas Air Global Jadi Sorotan Indonesia di Konferensi IWC-11 Bali
Kelapa Parut Kering Jadi Peluang Usaha Baru bagi Warga Pulau Bacan
Kilang LPG Cilamaya Pasok 160 Ton per Hari, Perkuat Kemandirian Energi Jabar dan Jakarta
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 14:00 WIB

Pemulihan Sanitasi Pascabencana di Sumatera Utara Dipercepat, TPA Sibolga Jadi Prioritas

Senin, 2 November 2026 - 14:00 WIB

Tim Ekspedisi Patriot Brawijaya Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Klamono–Segun Papua Barat Daya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Pelatihan Vokasi Sekolah Rakyat Siapkan Lulusan Mandiri dan Siap Memasuki Dunia Kerja

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Trans Tuntas Padang Tarok: 194 Bidang Tanah Transmigran Kantongi Sertipikat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Beasiswa ADiK Manokwari Selatan Kini Bisa Diakses Lewat Sekolah, Siswa Hemat Ongkos

Berita Terbaru