Alwi Farhan Terhenti di 8 Besar, Tekanan Chou Tien Chen Jadi Pelajaran

- Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Alwi Farhan saat menghadapi Chou Tien Chen pada perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi (foto: dok. pbsi)

Alwi Farhan saat menghadapi Chou Tien Chen pada perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi (foto: dok. pbsi)

Sisipublik.com – Alwi Farhan mengakhiri perjuangannya pada Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah kalah dari Chou Tien Chen di babak perempat final. Tunggal putra Indonesia itu menyerah dua gim langsung di Indira Gandhi Arena, New Delhi, Jumat (21/8/2026).

Chou Tien Chen yang berstatus unggulan keenam tampil konsisten sejak awal. Sementara itu, Alwi yang menjadi unggulan ke-11 kesulitan mengembangkan permainan ketika lawannya terus meningkatkan tekanan.

Alwi Farhan Kesulitan Keluar dari Tekanan Chou

Alwi Farhan sebenarnya berusaha memberikan perlawanan dalam dua gim. Namun, Chou mampu menjaga kendali permainan dan memanfaatkan momentum pada fase penting pertandingan. Pada gim pertama, Chou menutup interval dengan keunggulan tipis 11-10. Setelah itu, pemain Chinese Taipei tersebut terus menjaga jarak hingga merebut gim pembuka dengan skor 21-15.

Baca Juga :  Alwi Farhan ke perempat final, Mental Tanding di Kandang India Jadi Kunci

Memasuki gim kedua, situasi tidak banyak berubah. Chou kembali mengambil inisiatif permainan dan sempat unggul 4-0. Alwi kemudian mencoba meningkatkan tempo serta mencari celah melalui variasi serangan.

Namun, Chou tetap mampu merespons tekanan tersebut. Ia kembali unggul 11-10 saat interval dan mempertahankan konsistensi sampai akhir. Gim kedua pun berakhir 21-15 untuk kemenangan Chou. Kekalahan tersebut membuat Alwi gagal mencapai semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026. Meski demikian, penampilannya di New Delhi tetap membawanya hingga babak delapan besar.

Alwi Farhan Jadikan Kekalahan sebagai Evaluasi

Alwi mengakui hasil tersebut belum sesuai dengan targetnya. Ia juga menilai permainan agresif Chou sejak awal membuatnya kesulitan menemukan pola permainan yang tepat. Menurut Alwi, kondisi lapangan turut memengaruhi jalannya pertandingan. Ia merasa harus bekerja lebih keras untuk mengantisipasi arah permainan sekaligus menghadapi tekanan dari lawannya.

Baca Juga :  Presiden FIFA Gianni Infantino Hadiri Final Indonesia vs Thailand di SUGBK

Meski kecewa, Alwi memilih menjadikan pertandingan tersebut sebagai bahan evaluasi. Ia ingin meningkatkan kemampuannya dalam menghadapi tekanan besar pada pertandingan berikutnya.

“Saya akan belajar mengatasi tekanan-tekanan besar seperti tadi. Harus diterima pastinya hasil ini dan kita harus terus berpikir ke depan,” ujar Alwi dalam keterangan setelah pertandingan.

Dengan hasil tersebut, Alwi mengakhiri kiprahnya di Kejuaraan Dunia 2026 pada babak perempat final. Perjalanan ini sekaligus menjadi pengalaman penting bagi pemain muda Indonesia tersebut untuk menghadapi pertandingan dengan tekanan lebih besar.

Sebelumnya, Indonesia juga kehilangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di perempat final. Pasangan ganda putra itu kalah dari Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan dalam dua gim, 19-21, 16-21.

Berita Terkait

Taufik Hidayat Dorong Kolaborasi Kampus dan Praktisi untuk Cetak Talenta Olahraga Nasional
Regulasi Desain Olahraga Daerah Jadi Pekerjaan Rumah, Kemendagri Usulkan Peta Jalan 12 Bulan
Stadion Daerah Jadi Pusat Ekonomi, Kemenpora Siapkan Model Bisnis untuk 20 Stadion Prioritas
Perizinan Usaha Olahraga Jadi Fokus Kemenpora, Pemda Perkuat Pengawasan
Rabu Bugar Kemenpora Perkuat Kebiasaan Olahraga Lewat Senam Jantung Sehat dan Tai Chi
Indonesia Youth Summit 2026 Siapkan 160 Pemuda untuk Bahas Tantangan Ekonomi dan Isu Strategis
Pembinaan Atlet Jawa Timur Jadi Sorotan, Kemenpora Siapkan Perlindungan Masa Pensiun
Asian Para Games 2026, Indonesia Bidik 7 Emas dan Posisi 10 Besar
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Taufik Hidayat Dorong Kolaborasi Kampus dan Praktisi untuk Cetak Talenta Olahraga Nasional

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Regulasi Desain Olahraga Daerah Jadi Pekerjaan Rumah, Kemendagri Usulkan Peta Jalan 12 Bulan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Stadion Daerah Jadi Pusat Ekonomi, Kemenpora Siapkan Model Bisnis untuk 20 Stadion Prioritas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Perizinan Usaha Olahraga Jadi Fokus Kemenpora, Pemda Perkuat Pengawasan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Rabu Bugar Kemenpora Perkuat Kebiasaan Olahraga Lewat Senam Jantung Sehat dan Tai Chi

Berita Terbaru