Teknologi Persinyalan Transportasi Jadi Awal Kolaborasi Baru Indonesia dan Jepang untuk Tingkatkan Keselamatan Kereta

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Teknologi Persinyalan Transportasi Jadi Awal Kolaborasi Baru Indonesia dan Jepang (foto: Kementerian Luar Negeri)

Teknologi Persinyalan Transportasi Jadi Awal Kolaborasi Baru Indonesia dan Jepang (foto: Kementerian Luar Negeri)

Sisipublik.com – Teknologi persinyalan transportasi menjadi fokus kerja sama terbaru antara Indonesia dan Jepang setelah PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (PT MITJ) dan Nippon Signal Co., Ltd. menandatangani Head of Agreement (HoA) di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, 3 Agustus 2026.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang merangkap Federasi Mikronesia, Nurmala Kartini Sjahrir, menyaksikan langsung penandatanganan tersebut. Direktur Utama PT MITJ, Fuad I. Z. Fachroeddin, menandatangani kesepakatan bersama Overseas Manager Nippon Signal Co., Ltd., Kota Kinugasa.

Teknologi Persinyalan Transportasi Perkuat Keselamatan Perkeretaapian

Teknologi persinyalan transportasi menjadi dasar kolaborasi kedua perusahaan dalam meningkatkan standar keselamatan sekaligus mempercepat modernisasi sistem perkeretaapian nasional. Kesepakatan ini mengusung semangat “The Japanese Precision, Indonesian Trust: Advancing Railway Safety for Indonesia” sebagai bentuk sinergi teknologi Jepang dengan kebutuhan transportasi Indonesia.

Selain penandatanganan HoA, agenda tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian PT MITJ Business Matching Forum yang terselenggara melalui kerja sama antara KBRI Tokyo dan PT MITJ.

Forum ini mempertemukan PT MITJ bersama mitra strategisnya, PT Duta Sarana Perkasa (Dusaspun), dengan lebih dari sepuluh perusahaan Jepang. Mereka membahas peluang kemitraan dalam proyek Precast Tunnel Segment MRT Jakarta Fase 3 untuk Jalur Timur–Barat.

Baca Juga :  Malaysia Fair 2026 Tawarkan Promo Wisata, Layanan Medis dan Pendidikan bagi Warga Indonesia

Kolaborasi tersebut mencakup sektor industri precast, Transit Oriented Development (TOD), hingga teknologi perkeretaapian. Seluruh proyek mendapat dukungan pembiayaan melalui skema pinjaman Official Development Assistance (ODA) Jepang dari JICA dengan nilai lebih dari 140 miliar yen.

Dubes Kartini: MRT Jakarta Simbol Persahabatan Indonesia dan Jepang

Dalam sambutannya, Dubes Nurmala Kartini Sjahrir menilai keberhasilan kerja sama Indonesia dan Jepang pada pembangunan MRT Jakarta kini memasuki tahap yang lebih maju.

“MRT Jakarta adalah simbol nyata persahabatan Indonesia dan Jepang. Kemitraan yang ditandatangani hari ini menunjukkan bahwa kerja sama kita tidak berhenti pada konstruksi, tetapi menjangkau teknologi keselamatan dan persinyalan yang menjaga jutaan penumpang setiap harinya. KBRI Tokyo siap menjadi jembatan bagi setiap kemitraan Indonesia–Jepang yang lahir dari forum ini,” ujar Dubes Kartini.

Menurutnya, kolaborasi tersebut membuka peluang yang lebih luas bagi pengembangan teknologi transportasi modern sekaligus mempererat hubungan kedua negara.

Baca Juga :  Jose Mourinho Kembali ke Bernabeu, Gareth Bale berikan Alasan Real Madrid Bisa Kembali Mendominasi

PT MITJ Targetkan Sistem Transportasi Lebih Aman dan Terintegrasi

Sementara itu, Direktur Utama PT MITJ, Fuad I. Z. Fachroeddin, menegaskan bahwa kerja sama dengan Nippon Signal merupakan langkah strategis untuk menghadirkan standar keselamatan transportasi kelas dunia di kawasan Jabodetabek.

“Presisi teknologi Jepang yang dipadukan dengan kepercayaan dan kebutuhan Indonesia akan melahirkan sistem transportasi yang lebih aman, andal, dan terintegrasi. Head of Agreement ini menjadi fondasi kolaborasi jangka panjang antara PT MITJ dan Nippon Signal,” ungkap Fuad.

Setelah penandatanganan HoA, forum berlanjut dengan presentasi teknis proyek Precast Tunnel Segment MRT Jakarta Fase 3.

Dorong Investasi dan Alih Teknologi dari Jepang

Pemerintah dan dunia usaha menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat investasi sekaligus mempercepat alih teknologi dari Jepang ke Indonesia.

kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat hubungan bilateral kedua negara, khususnya di sektor infrastruktur transportasi yang aman, modern, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Politik Nonblok Indonesia Ditegaskan Prabowo di Tengah Perubahan Peta Global
Pasar Wisman Taiwan Jadi Target Baru Kemenpar, Indonesia Perluas Promosi di Luar Bali
IUAE-CEPA Jadi Fokus, Indonesia dan UEA Perkuat Perdagangan serta Investasi
Gerhana Matahari Total 12 Agustus Bisa Disaksikan Secara Langsung, ESA Siapkan Siaran dari Spanyol
Kapten Pertama Real Madrid, Federico Valverde Siap Emban Tanggung Jawab di Era Jose Mourinho
Hasil Piala Dunia 2026: Satu Gol Mikel Merino Ubah Nasib Spanyol di Perempat Final
Kemenangan Portugal Jadi Fokus Utama, Ronaldo Abaikan Rekor Pribadi Usai Pesta Gol ke Gawang Uzbekistan
Top Skor Piala Dunia 2026 Semakin Menarik, Messi Unggul Tipis dari Haaland dan Mbappe
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 11:00 WIB

Pasar Wisman Taiwan Jadi Target Baru Kemenpar, Indonesia Perluas Promosi di Luar Bali

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:00 WIB

IUAE-CEPA Jadi Fokus, Indonesia dan UEA Perkuat Perdagangan serta Investasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Teknologi Persinyalan Transportasi Jadi Awal Kolaborasi Baru Indonesia dan Jepang untuk Tingkatkan Keselamatan Kereta

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Gerhana Matahari Total 12 Agustus Bisa Disaksikan Secara Langsung, ESA Siapkan Siaran dari Spanyol

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:00 WIB

Kapten Pertama Real Madrid, Federico Valverde Siap Emban Tanggung Jawab di Era Jose Mourinho

Berita Terbaru