Bansos PKH BPNT Triwulan 3 Mulai 20 Juli, Kemensos Rampungkan Pembaruan Data Penerima

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bansos PKH BPNT Triwulan 3 Mulai 20 Juli (foto: kemensos)

Bansos PKH BPNT Triwulan 3 Mulai 20 Juli (foto: kemensos)

Sisipublik.com – Kementerian Sosial memastikan Bansos PKH BPNT Triwulan 3 mulai disalurkan pada 20 Juli 2026. Penyaluran bantuan untuk periode Juli hingga September memasuki tahap akhir setelah Kementerian Sosial menerima data kependudukan terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan proses pemutakhiran data hampir selesai. Kementerian Sosial menargetkan seluruh tahapan administrasi rampung dalam beberapa hari sehingga penyaluran bantuan dapat dimulai sesuai jadwal. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan ketepatan penerima bantuan sosial.

Bansos PKH BPNT Triwulan 3 Gunakan Data Terbaru

Dalam pelaksanaan Bansos PKH BPNT Triwulan 3, pemerintah menggunakan basis data terbaru hasil pembaruan berkala. Karena itu, sebagian keluarga penerima manfaat (KPM) tetap memperoleh bantuan, sebagian lainnya keluar dari daftar penerima, sementara sejumlah keluarga baru masuk sebagai penerima manfaat.

Selain itu, perubahan status penerima bergantung pada hasil pemutakhiran data sosial ekonomi yang di lakukan secara berkala. Pemerintah daerah berperan penting dalam proses tersebut melalui pendataan langsung di lapangan sehingga data yang di gunakan semakin akurat.

Baca Juga :  Listrik Padam di Riau hingga Aceh, PLN Pastikan Proses Pemulihan Terus Berjalan

Menteri Sosial juga memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang aktif memperbarui data. Berdasarkan catatan Kementerian Sosial, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur menjadi tiga provinsi dengan kinerja terbaik dalam pemutakhiran data. Sementara itu, Kota Bekasi mencatat komitmen tertinggi di tingkat kota dalam memperbarui kondisi sosial ekonomi keluarga.

Proses Pendataan Berlapis untuk Menjamin Ketepatan Sasaran

Proses pembaruan data menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Pendataan di mulai dari tingkat RT dan RW, kemudian berlanjut ke operator desa atau kelurahan melalui musyawarah desa. Setelah itu, dinas sosial melakukan validasi sebelum bupati atau wali kota menetapkan hasilnya.

Baca Juga :  Program Mandatori B50 Resmi Meluncur, Indonesia Perkuat Kedaulatan Energi Nasional

Selanjutnya, Kementerian Sosial menerima data tersebut untuk proses verifikasi lanjutan bersama BPS. Pemerintah melakukan pembaruan setiap tiga bulan agar data penerima selalu mengikuti kondisi terbaru masyarakat. Dengan mekanisme itu, bantuan sosial di harapkan benar-benar di terima oleh keluarga yang memenuhi syarat.

Kuota Penerima Mencapai 18 Juta Keluarga

Pemerintah menetapkan kuota sebanyak 18 juta keluarga sebagai penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Pada penyaluran triwulan kedua 2026, Kementerian Sosial menetapkan 475.821 keluarga sebagai penerima baru.

Keluarga tersebut menggantikan penerima sebelumnya yang sudah mandiri secara ekonomi, meninggal dunia, atau tidak lagi memenuhi ketentuan program setelah proses verifikasi data. Dengan pembaruan secara berkala, pemerintah berharap penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran dan mampu menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. (j/*)

Berita Terkait

Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30–200 GT Resmi Disiapkan, Ini Skema Baru yang Diperintahkan Prabowo
BBM Biodiesel B50 Hadir di Rest Area Tol, Jasa Marga Perkuat Dukungan Transisi Energi Nasional
Bintang Jasa Pencipta B50 Disiapkan Prabowo, Penggagas Program Diminta Segera Didata
Program Mandatori B50 Resmi Meluncur, Indonesia Perkuat Kedaulatan Energi Nasional
Pertukaran Pelajar Indonesia-Singapura Makin Erat, Lawrence Wong Ajak Siswa SMA Garuda Belajar di Singapura
Kerja Sama Indonesia-Singapura Makin Erat, Prabowo dan Lawrence Wong Perkuat Energi hingga Pertahanan
Biosolar Industri B50 Mulai Disalurkan, Elnusa Petrofin Jalankan Distribusi Perdana untuk Sektor Industri
Papua Selatan Lumbung Pangan Diperkuat, Kementan Kucurkan Bantuan Rp1,33 Triliun untuk Modernisasi Pertanian
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:00 WIB

Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30–200 GT Resmi Disiapkan, Ini Skema Baru yang Diperintahkan Prabowo

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:00 WIB

BBM Biodiesel B50 Hadir di Rest Area Tol, Jasa Marga Perkuat Dukungan Transisi Energi Nasional

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:00 WIB

Bintang Jasa Pencipta B50 Disiapkan Prabowo, Penggagas Program Diminta Segera Didata

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:00 WIB

Program Mandatori B50 Resmi Meluncur, Indonesia Perkuat Kedaulatan Energi Nasional

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:00 WIB

Pertukaran Pelajar Indonesia-Singapura Makin Erat, Lawrence Wong Ajak Siswa SMA Garuda Belajar di Singapura

Berita Terbaru