SMA Unggul Garuda Baru Konawe Selatan Hampir Rampung, Siap Sambut Siswa Angkatan Perdana 2026

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SMA Unggul Garuda Baru Konawe Selatan Hampir Rampung, Siap Sambut Siswa Angkatan Perdana 2026 (foto: sultraprov)

SMA Unggul Garuda Baru Konawe Selatan Hampir Rampung, Siap Sambut Siswa Angkatan Perdana 2026 (foto: sultraprov)

Sisipublik.com – Pemerintah terus mempercepat penyelesaian proyek Pembangunan SMA Unggul Garuda Baru Konawe Selatan. SMA Unggul tersebut sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Sekolah unggulan ini mengusung konsep pembelajaran berbasis sains, teknologi, dan inovasi untuk mencetak generasi yang mampu bersaing di tingkat global.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, meninjau langsung progres pembangunan sekolah di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Pemerintah menargetkan seluruh fasilitas utama siap digunakan pada tahun ajaran 2026/2027 sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan sesuai jadwal.

SMA Unggul Garuda Baru Konawe Selatan Capai Progres Hampir 90 Persen

SMA Unggul Garuda Baru Konawe Selatan menunjukkan perkembangan pembangunan yang signifikan. Brian Yuliarto menjelaskan pembangunan gedung sekolah telah mencapai sekitar 87,58 persen. Tim pelaksana menargetkan penyelesaian struktur dan fungsi bangunan pada Juli 2026 agar ruang kelas dapat segera dimanfaatkan.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan progres fisik keseluruhan mendekati 90 persen pada periode yang sama. Karena itu, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi terus memantau pekerjaan secara berkala agar seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai jadwal.

Baca Juga :  Green Jobs Jadi Fokus, Wamenaker Dorong Daerah Siapkan SDM Sesuai Kebutuhan Industri

Brian meminta seluruh pihak menjaga kualitas pekerjaan sekaligus memperhatikan keamanan bangunan. Ia menekankan pentingnya keselamatan siswa sejak hari pertama sekolah mulai beroperasi.

Fasilitas Pendukung Ikut Diselesaikan

Tidak hanya gedung utama, pemerintah juga mempercepat pembangunan berbagai fasilitas penunjang. Pembangunan kantin dan dapur berjalan bersamaan dengan penyelesaian ruang belajar agar kebutuhan siswa dapat terpenuhi sejak awal operasional sekolah.

Di sisi lain, pembangunan asrama siswa dan rumah dinas guru juga terus berlangsung. Kehadiran fasilitas tersebut akan mendukung sistem pendidikan berbasis boarding school sekaligus memberikan kenyamanan bagi tenaga pendidik maupun peserta didik.

Melalui penyediaan sarana yang lengkap, pemerintah berharap proses belajar berlangsung lebih efektif dan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif.

Angkatan Pertama Siap Memulai Pembelajaran

Sebanyak 307 siswa terbaik dari berbagai daerah di Indonesia telah lolos sebagai peserta didik angkatan pertama SMA Unggul Garuda Baru. Selanjutnya, proses mobilisasi siswa di jadwalkan berlangsung pada 16 hingga 19 Juli 2026.

Baca Juga :  Sekolah Rakyat Mamuju Tengah Masuk Persiapan Tahap 3 Setelah Sertifikat Lahan Terbit

Setelah seluruh peserta tiba di lokasi, kegiatan belajar mengajar akan di mulai secara resmi pada 20 Juli 2026. Dengan demikian, sekolah baru ini segera menjalankan perannya sebagai pusat pengembangan talenta muda di bidang sains dan teknologi.

Bagian dari Program Prioritas Nasional

Pembangunan SMA Unggul Garuda Baru menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut berfokus pada pemerataan pendidikan berkualitas di berbagai wilayah Indonesia melalui pembangunan sekolah unggulan.

Saat ini pemerintah membangun empat SMA Unggul Garuda Baru, yaitu di Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, dan Nusa Tenggara Timur. Seluruh sekolah mengadopsi konsep boarding school, kurikulum inovatif, serta penguatan karakter dan kepemimpinan.

Melalui program tersebut, pemerintah berharap lahir lulusan yang memiliki kemampuan akademik unggul, karakter kuat, serta daya saing internasional. Selain itu, para siswa juga di harapkan mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri sehingga dapat berkontribusi bagi kemajuan Indonesia. (j/*)

Berita Terkait

Jembatan Gantung Pongpet Dievaluasi, Kementerian PU Kaji Perbaikan atau Pembangunan Ulang
Uskup Labuan Bajo Apresiasi Kehadiran Menag di Flores Pascagempa
Mutasi Tiga Kapolres Polda Jambi, Ini Nama Pejabat Baru untuk Batanghari, Tanjabbar, dan Kerinci
Kriya Payakumbuh Didorong Tembus Pasar Lebih Luas Pascabencana
Mentan Amran Siapkan Alsintan untuk 25 Distrik Puncak, Kopi Arabika Dibidik hingga 500 Hektare
Sekolah Rakyat Mamuju Tengah Masuk Persiapan Tahap 3 Setelah Sertifikat Lahan Terbit
Kementerian PU Pasok Air, Penanganan Karhutla Muaro Jambi Berlanjut hingga Pendinginan
SNI Wajib AMDK, Kemenperin Buka Pendampingan Sertifikasi bagi Industri Maluku
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:00 WIB

Jembatan Gantung Pongpet Dievaluasi, Kementerian PU Kaji Perbaikan atau Pembangunan Ulang

Jumat, 4 September 2026 - 13:00 WIB

Uskup Labuan Bajo Apresiasi Kehadiran Menag di Flores Pascagempa

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Mutasi Tiga Kapolres Polda Jambi, Ini Nama Pejabat Baru untuk Batanghari, Tanjabbar, dan Kerinci

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:30 WIB

Kriya Payakumbuh Didorong Tembus Pasar Lebih Luas Pascabencana

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Mentan Amran Siapkan Alsintan untuk 25 Distrik Puncak, Kopi Arabika Dibidik hingga 500 Hektare

Berita Terbaru