Sisipublik.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperluas manfaat Kartu Pekerja Jakarta untuk membantu menekan biaya hidup masyarakat pekerja. Program ini memberikan fasilitas transportasi umum gratis sekaligus akses pembelian bahan pangan bersubsidi dengan harga lebih terjangkau.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta, Syaripudin, menjelaskan perluasan manfaat tersebut mengacu pada Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2025. Karena itu, pemegang kartu tidak hanya menikmati layanan Transjakarta, tetapi juga MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan sistem BRT.
Kartu Pekerja Jakarta Ringankan Pengeluaran Harian
Kartu Pekerja Jakarta memberi manfaat langsung bagi pekerja dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain menghemat biaya transportasi, program ini juga membantu mobilitas masyarakat untuk berangkat kerja, mengantar anak, hingga menjalankan aktivitas lainnya.
Selain itu, Kartu Pekerja Jakarta juga membuka akses pembelian bahan pokok bersubsidi. Program tersebut membantu penerima memperoleh kebutuhan pangan berkualitas dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Anak dari pemegang kartu juga mendapatkan kesempatan masuk sekolah negeri melalui jalur afirmasi. Kebijakan ini memudahkan keluarga pekerja memperoleh layanan pendidikan tanpa biaya.
Kartu Pekerja Jakarta Sudah Menjangkau Lebih dari 59 Ribu Pekerja
Pemprov DKI mencatat jumlah penerima manfaat terus meningkat. Hingga Maret 2026, sebanyak 59.281 pekerja telah terdaftar sebagai penerima program.
Saat ini, Kartu Pekerja Jakarta masuk dalam salah satu dari 15 kelompok masyarakat yang memperoleh fasilitas transportasi gratis berdasarkan Pergub Nomor 33 Tahun 2025.
Pekerja yang telah mengajukan layanan transportasi gratis akan menerima kartu khusus untuk mengakses MRT Jakarta, LRT Jakarta, BRT, dan Transjakarta sesuai ketentuan yang berlaku.
Pangan Subsidi Berupa Beras, Daging, Ikan dan Telur
Selain transportasi gratis, pemegang kartu juga dapat membeli paket pangan subsidi. Paket tersebut terdiri atas beras lima kilogram, satu ekor ayam, satu kilogram daging sapi, satu kilogram ikan kembung, dan satu tray telur ayam.
Masyarakat dapat membeli paket tersebut di pasar yang di kelola Perumda Pasar Jaya, gerai Food Station, gerai Dharma Jaya, dan lokasi lain yang telah ditetapkan pemerintah. Transaksi di lakukan menggunakan KPJ melalui mesin EDC.
Program ini melibatkan sejumlah BUMD. Food Station Tjipinang Jaya dan Perumda Dharma Jaya menyediakan komoditas pangan, sedangkan Perumda Pasar Jaya mendistribusikannya kepada penerima manfaat.
Verifikasi Rutin Jaga Ketepatan Sasaran
Pemprov DKI menerapkan verifikasi berkala untuk menjaga ketepatan penerima bantuan. Calon penerima wajib melampirkan KTP, KK, NPWP, slip gaji terbaru, dan surat keterangan aktif bekerja.
Masa aktif kepesertaan berlaku selama enam bulan. Setelah itu, penerima wajib memperbarui data dengan melengkapi dokumen persyaratan. Langkah ini membantu pemerintah memastikan program tetap tepat sasaran.
Syaripudin menambahkan, integrasi manfaat transportasi gratis bagi pemegang KPJ sebenarnya sudah berlangsung sejak awal 2026. Namun, integrasi seluruh layanan dalam satu sistem masih memerlukan koordinasi lintas perangkat daerah agar pelaksanaannya semakin optimal. (j/*)










Komentar