Ramai Soal Iuran BPJS Terbaru, BPJS Kesehatan Pastikan Belum Ada Perubahan

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ramai Soal Iuran BPJS Terbaru, BPJS Kesehatan Pastikan Belum Ada Perubahan (foto: kemenkopmk)

Ramai Soal Iuran BPJS Terbaru, BPJS Kesehatan Pastikan Belum Ada Perubahan (foto: kemenkopmk)

Sisipublik.com – Ramainya kabar soal iuran BPJS Kesehatan terbaru di media sosial memicu banyak pertanyaan dari masyarakat. Menanggapi hal itu, BPJS Kesehatan memastikan besaran iuran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sampai sekarang masih tetap dan belum berubah.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menjelaskan iuran peserta masih mengacu pada aturan yang berlaku. Ia meminta masyarakat lebih teliti saat menerima informasi di media sosial agar tidak mudah percaya pada judul yang membingungkan.

Untuk peserta mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), iuran kelas I masih Rp150.000 per orang setiap bulan. Kelas II tetap Rp100.000. Sementara kelas III sebesar Rp42.000 per bulan.

Baca Juga :  Muhammadiyah Hadirkan Sekolah Konservasi di Papua Barat, Satukan Pendidikan, Sains, dan Kearifan Lokal

Khusus kelas III, pemerintah masih memberi bantuan Rp7.000 per orang. Dengan begitu, peserta hanya membayar Rp35.000 setiap bulan.

Iuran Tetap, Manfaat Tetap Jalan

Rizzky menegaskan peserta JKN tetap mendapat dukungan layanan kesehatan untuk berbagai layanan medis. Program ini juga mencakup penanganan perawatan medis yang membutuhkan perawatan layanan lanjutan dan biaya yang cukup tinggi.

Karena itu, sistem gotong royong dalam JKN menjadi penopang utama. Peserta saling mendukung agar pembiayaan layanan kesehatan tetap bisa berjalan saat dibutuhkan.

BPJS Ingatkan Jaga Kepesertaan Tetap Aktif

Baca Juga :  Ekspor Kopi Teh dan Kakao Jabar Tembus Rp25 Miliar, WIITEX 2026 Perluas Pasar Global

BPJS Kesehatan juga menyoroti biaya layanan kesehatan yang terus meningkat setiap tahun. kebutuhan layanan kesehatan, alat medis, perkembangan teknologi, dan layanan rumah sakit ikut memberi tantangan.

Meski begitu, BPJS menilai iuran JKN masih tetap terjangkau dan masyarakat tetap bisa mengakses layanan kesehatan.

Rizzky juga mengajak peserta disiplin membayar iuran agar status kepesertaan tetap aktif. Ia mengingatkan pentingnya menjaga pola hidup sehat untuk menekan risiko perawatan medis di masa depan.

Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kekuatan utama JKN. Lewat kepesertaan aktif dan kebiasaan sehat, manfaat program ini bisa terus di rasakan bersama. (j/*)

Berita Terkait

Pabrik BYD Beroperasi, Indonesia Dorong Industri Mobil Listrik Naik Kelas
Danantara Housing Expo 2026 Catat Rp2 Triliun, Kolaborasi Perumahan Jadi Sorotan
Perdagangan Indonesia–Cili Dibuka Lebih Luas, Produk Olahan Jadi Fokus Ekspor
KDKMP Ikuti Magang di Bandung dan Lamongan untuk Perkuat Model Bisnis Desa
Menkeu Soroti Disiplin Anggaran dan Evaluasi Program Strategis di Jawa Barat
Koperasi dalam Perdagangan Karbon Diperluas, Kemenkop dan KLH Perkuat Ekonomi Sirkular
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada 2026 Diproyeksikan Capai 6 Persen, Investasi Terus Menguat
Ekspor Otomotif Indonesia Didorong Meluas, Mendag Budi Santoso Bahas Peluang Pasar Global Bersama TMMIN
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:00 WIB

Pabrik BYD Beroperasi, Indonesia Dorong Industri Mobil Listrik Naik Kelas

Selasa, 1 September 2026 - 12:00 WIB

Danantara Housing Expo 2026 Catat Rp2 Triliun, Kolaborasi Perumahan Jadi Sorotan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Perdagangan Indonesia–Cili Dibuka Lebih Luas, Produk Olahan Jadi Fokus Ekspor

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:00 WIB

KDKMP Ikuti Magang di Bandung dan Lamongan untuk Perkuat Model Bisnis Desa

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:30 WIB

Menkeu Soroti Disiplin Anggaran dan Evaluasi Program Strategis di Jawa Barat

Berita Terbaru