Ini Ciri Baterai Motor Listrik Mulai Menurun Performanya

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ciri Baterai Motor Listrik Mulai Menurun Performanya (foto: polytron)

Ciri Baterai Motor Listrik Mulai Menurun Performanya (foto: polytron)

Sisipublik.com – Motor listrik semakin banyak digunakan karena menawarkan biaya operasional yang lebih hemat dan perawatan yang praktis. Namun, pengguna tetap perlu memperhatikan kondisi komponen utama kendaraan, yaitu baterai. Ciri baterai motor listrik Mulai menurun performanya dapat muncul dalam berbagai bentuk dan sering kali terlihat saat kendaraan digunakan sehari-hari.

Selain memengaruhi kenyamanan berkendara, penurunan kualitas baterai juga dapat mengurangi performa motor listrik. Karena itu, pengguna perlu mengenali tanda-tandanya sejak dini agar dapat mengambil langkah perawatan yang tepat sebelum kondisi baterai semakin menurun.

Ciri Baterai Motor Listrik Mulai Menurun Performanya pada Tipe SLA

Menurut Hernest, pemilik bengkel spesialis baterai kendaraan listrik Bogor Battery Electric Motion (BEMo), kerusakan pada baterai tipe SLA (Sealed Lead Acid) relatif mudah dikenali.

Salah satu tanda yang paling sering muncul yaitu indikator daya yang bergerak tidak stabil. Ketika pengendara menarik gas, indikator baterai tiba-tiba turun. Namun, saat kecepatan stabil dan tarikan gas konstan, indikator kembali normal. Setelah pengendara menambah akselerasi, indikator kembali mengalami penurunan.

Baca Juga :  iPhone Ultra diperkirakan, Kamera iPhone Lipat 48MP dan Chipset A20 Pro Siap Ubah Standar Smartphone Premium

Kondisi tersebut menunjukkan keseimbangan sel baterai mulai terganggu. Akibatnya, baterai tidak mampu menyalurkan daya secara konsisten saat kendaraan membutuhkan tenaga lebih besar.

Selain itu, pengguna juga dapat memeriksa kondisi fisik baterai. Pada beberapa kasus, baterai SLA yang mengalami penurunan kualitas menunjukkan perubahan bentuk menjadi lebih menggembung. Tanda fisik ini cukup mudah terlihat sehingga pengguna dapat segera melakukan pemeriksaan lanjutan.

Perbedaan Gejala pada Baterai Lithium

Sementara itu, motor listrik generasi terbaru umumnya menggunakan baterai lithium. Jenis baterai ini memiliki sistem perlindungan yang lebih rapat karena seluruh komponen tersimpan di dalam casing pelindung.

Karena desain tersebut, pengguna tidak dapat mengidentifikasi kerusakan hanya dengan melihat bentuk fisiknya. Di sisi lain, sebagian besar indikator pada motor listrik modern hanya menampilkan kapasitas daya secara umum dan tidak menunjukkan kondisi setiap sel baterai secara rinci.

Oleh sebab itu, ciri baterai motor listrik mulai menurun performanya pada tipe lithium lebih sering terlihat melalui perubahan performa saat kendaraan di gunakan.

Baca Juga :  Amanda Manopo Ungkap Rasa Syukur Setelah Kelahiran Putra Pertama, Netizen Soroti Harapan Anak Kedua

Waspadai Penurunan Daya yang Tidak Normal

Pengguna perlu memperhatikan respons indikator setelah baterai terisi penuh. Jika indikator menunjukkan kapasitas penuh saat pengisian selesai, tetapi persentase baterai langsung turun drastis ketika motor mulai di gunakan, kondisi tersebut patut di perhatikan.

Gejala lain muncul saat pengendara memutar gas dan indikator baterai tiba-tiba menunjukkan angka sangat rendah atau bahkan nol persen. Namun, ketika tarikan gas di lepas, indikator kembali naik ke angka sebelumnya.

Menurut Hernest, kondisi tersebut dapat mengindikasikan adanya salah satu sel baterai yang mengalami gangguan. Akibatnya, sistem membaca kapasitas daya secara tidak stabil ketika baterai menerima beban kerja lebih tinggi.

Karena itu, pengguna sebaiknya tidak mengabaikan perubahan kecil pada indikator daya. Pemeriksaan lebih awal dapat membantu menjaga performa kendaraan tetap optimal sekaligus memperpanjang usia pakai baterai motor listrik. (j/*)

Berita Terkait

Biogas dari Kotoran Sapi Bantu Warga Manokwari Selatan Atasi Kelangkaan Minyak Tanah
Dual Monitor Bantu Pangkas Perpindahan Jendela Saat Kerja di Laptop dan PC
MacBook Sleep atau Shutdown? Ini Pilihan yang Tepat Berdasarkan Situasi
Riset Jadi Cerita, BRIN Ubah Pengetahuan Ilmiah agar Lebih Dekat dengan Anak
Cara Bersihkan Layar HP agar Tetap Bersih dan Minim Risiko Goresan
Cara Download Aplikasi agar Smartphone Terhindar dari Malware
Kirim Foto Android ke iPhone Tanpa Buram, Manfaatkan RCS hingga Quick Share
BRIN Dorong Eco Hex Brick Jadi Solusi Ganda untuk Limbah Plastik dan Abrasi Pesisir
Berita ini 21 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Biogas dari Kotoran Sapi Bantu Warga Manokwari Selatan Atasi Kelangkaan Minyak Tanah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Dual Monitor Bantu Pangkas Perpindahan Jendela Saat Kerja di Laptop dan PC

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:00 WIB

MacBook Sleep atau Shutdown? Ini Pilihan yang Tepat Berdasarkan Situasi

Jumat, 25 September 2026 - 15:00 WIB

Riset Jadi Cerita, BRIN Ubah Pengetahuan Ilmiah agar Lebih Dekat dengan Anak

Minggu, 13 September 2026 - 07:00 WIB

Cara Bersihkan Layar HP agar Tetap Bersih dan Minim Risiko Goresan

Berita Terbaru