Listrik PLN 24 Jam di Noemuke Bawa Perubahan Besar, Apa yang Kini Dirasakan 149 Keluarga?

Listrik PLN 24 Jam di Noemuke membuka peluang pendidikan, usaha, dan kehidupan yang lebih nyaman bagi warga

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Listrik PLN 24 Jam di Noemuke Bawa Perubahan Besar (foto: dok.pln)

Listrik PLN 24 Jam di Noemuke Bawa Perubahan Besar (foto: dok.pln)

Sisipublik.com – Listrik PLN 24 Jam di Noemuke kini membawa perubahan besar bagi ratusan warga di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.

Sebanyak 149 kepala keluarga akhirnya menikmati layanan listrik sepanjang hari, Setelah bertahun-tahun hidup dengan penerangan terbatas.

Sebelumnya, malam di Dusun Noemuke, Kecamatan Amanuban Selatan, identik dengan suasana gelap.

Ketika matahari terbenam, sebagian besar aktivitas masyarakat ikut berhenti.

Anak-anak mengerjakan tugas sekolah dengan bantuan lampu pelita sederhana.

Selain itu, banyak warga memilih beristirahat lebih cepat karena keterbatasan penerangan.

Namun kini, kondisi tersebut berubah secara signifikan.

Melalui Program Listrik Desa (Lisdes), Listrik PLN 24 Jam di Noemuke mulai beroperasi sejak Mei 2026.

Program tersebut menghadirkan akses energi yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Kehadiran listrik membuka kesempatan baru dalam berbagai aspek kehidupan.

Warga kini dapat belajar, bekerja, hingga menjalankan usaha dengan lebih nyaman.

Anak-Anak Kini Belajar Lebih Lama

Perubahan paling terasa muncul di sektor pendidikan.

Mama Maria, seorang ibu rumah tangga di Dusun Noemuke, merasakan manfaat langsung dari hadirnya listrik.

Menurutnya, sebelumnya keluarga selalu mengandalkan lampu pelita berbahan bakar minyak tanah.

Akibatnya, anak-anak hanya bisa belajar dalam waktu terbatas.

Selain itu, asap dari lampu pelita sering membuat mata terasa tidak nyaman.

Kini suasana belajar berubah menjadi lebih baik.

Anak-anak dapat menyelesaikan pekerjaan rumah sekolah dengan penerangan yang memadai.

Baca Juga :  Warga Jakarta Bisa Bayar Pajak Kendaraan Tanpa Denda hingga Agustus 2026

Mereka juga memiliki waktu belajar yang lebih panjang pada malam hari.

Bagi keluarga di dusun tersebut, listrik bukan sekadar sumber cahaya.

Sebaliknya, listrik menjadi sarana untuk mendukung pendidikan dan masa depan generasi muda.

Peluang Usaha Mulai Berkembang

Selain pendidikan, sektor ekonomi juga mulai menunjukkan perkembangan positif.

Yohanes, pemilik warung kelontong di Noemuke, melihat peluang usaha yang sebelumnya sulit diwujudkan.

Dulu, ia hanya menjual barang dengan daya tahan terbatas.

Tanpa pendingin, banyak produk tidak dapat disimpan lebih lama.

Kini, ia berencana membeli kulkas berukuran kecil untuk menunjang usahanya.

Melalui fasilitas tersebut, Yohanes ingin menjual es batu dan minuman dingin kepada warga.

Langkah itu diharapkan mampu meningkatkan pendapatan keluarga.

Dengan demikian, Listrik PLN 24 Jam di Noemuke turut menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Pemerintah Daerah Apresiasi Kehadiran Listrik

Bupati Timor Tengah Selatan, Eduard Markus Lioe, menyampaikan apresiasi atas beroperasinya jaringan listrik di wilayah tersebut.

Ia menjelaskan bahwa setiap daerah memiliki tantangan geografis yang berbeda.

Karena itu, pembangunan infrastruktur kelistrikan berlangsung secara bertahap.

Pemerintah daerah berharap masyarakat dapat memanfaatkan listrik untuk mendukung pendidikan dan usaha rumahan.

Selain itu, listrik diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan warga.

PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik hingga Pelosok

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa setiap rumah yang menerima akses listrik memiliki cerita dan harapan tersendiri.

Baca Juga :  MAN 2 Kota Malang Borong Penghargaan Nasional, Perkuat Reputasi Madrasah Berprestasi

Menurutnya, pembangunan jaringan listrik tidak hanya menghadirkan energi.

Lebih dari itu, langkah tersebut membuka akses masyarakat terhadap peluang yang lebih luas.

PLN terus berkomitmen memperluas layanan listrik hingga wilayah terpencil.

Upaya tersebut mendukung pemerataan pembangunan nasional.

Selain itu, akses listrik berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

PLN juga menilai listrik dapat membantu menciptakan lapangan kerja baru.

Infrastruktur Dibangun di Medan yang Menantang

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menjelaskan bahwa pembangunan jaringan di Noemuke menghadapi tantangan geografis.

Wilayah berbukit dan akses yang terbatas memerlukan perencanaan teknis yang matang.

Untuk menghadirkan layanan listrik, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah sepanjang 1,03 kilometer sirkuit.

PLN juga membangun Jaringan Tegangan Rendah sepanjang 4,9 kilometer sirkuit.

Selain itu, perusahaan memasang gardu distribusi berkapasitas 50 kVA.

Infrastruktur tersebut kini mendukung kebutuhan listrik masyarakat secara berkelanjutan.

Menatap Masa Depan yang Lebih Terang

Kini, suasana malam di Noemuke tidak lagi sama seperti sebelumnya.

Lampu-lampu rumah warga menyala dan menghadirkan aktivitas yang lebih produktif.

Anak-anak belajar dengan nyaman.

Pelaku usaha mulai mengembangkan bisnisnya.

Masyarakat pun memiliki harapan baru untuk meningkatkan kualitas hidup.

Dari dusun yang dahulu akrab dengan kegelapan, Noemuke kini melangkah menuju masa depan yang lebih cerah berkat hadirnya Listrik PLN 24 Jam di Noemuke. (j/*)

Berita Terkait

Jembatan Gantung Pongpet Dievaluasi, Kementerian PU Kaji Perbaikan atau Pembangunan Ulang
Uskup Labuan Bajo Apresiasi Kehadiran Menag di Flores Pascagempa
Mutasi Tiga Kapolres Polda Jambi, Ini Nama Pejabat Baru untuk Batanghari, Tanjabbar, dan Kerinci
Kriya Payakumbuh Didorong Tembus Pasar Lebih Luas Pascabencana
Mentan Amran Siapkan Alsintan untuk 25 Distrik Puncak, Kopi Arabika Dibidik hingga 500 Hektare
Sekolah Rakyat Mamuju Tengah Masuk Persiapan Tahap 3 Setelah Sertifikat Lahan Terbit
Kementerian PU Pasok Air, Penanganan Karhutla Muaro Jambi Berlanjut hingga Pendinginan
SNI Wajib AMDK, Kemenperin Buka Pendampingan Sertifikasi bagi Industri Maluku
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:00 WIB

Jembatan Gantung Pongpet Dievaluasi, Kementerian PU Kaji Perbaikan atau Pembangunan Ulang

Jumat, 4 September 2026 - 13:00 WIB

Uskup Labuan Bajo Apresiasi Kehadiran Menag di Flores Pascagempa

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Mutasi Tiga Kapolres Polda Jambi, Ini Nama Pejabat Baru untuk Batanghari, Tanjabbar, dan Kerinci

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:30 WIB

Kriya Payakumbuh Didorong Tembus Pasar Lebih Luas Pascabencana

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Mentan Amran Siapkan Alsintan untuk 25 Distrik Puncak, Kopi Arabika Dibidik hingga 500 Hektare

Berita Terbaru