Program Sekolah Gratis Banten Dongkrak Minat Siswa Masuk Sekolah Swasta

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Program Sekolah Gratis Banten Dongkrak Minat Siswa Masuk Sekolah Swasta (foto: Biro Adpimpro Banten)

Program Sekolah Gratis Banten Dongkrak Minat Siswa Masuk Sekolah Swasta (foto: Biro Adpimpro Banten)

Sisipublik.com – Program Sekolah Gratis (PSG) yang di jalankan Pemerintah Provinsi Banten di nilai mampu meningkatkan minat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah menengah atas swasta. Program ini sekaligus membuka akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat.

Gubernur Andra Soni meninjau pelaksanaan Program Sekolah Gratis di SMA PGRI 56 Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Selasa (2/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia memastikan program berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat bagi sekolah swasta yang menjadi mitra pemerintah daerah.

Kepala SMA PGRI 56 Ciputat, Buyung Tarmidzi, mengatakan program tersebut membawa dampak positif terhadap jumlah peserta didik baru di sekolahnya.

Baca Juga :  Jadwal KRL Jogja Solo, yang Perlu Diketahui Penumpang

Menurut Buyung, sebelum Program Sekolah Gratis berjalan, sekolahnya hanya menerima sekitar 60 siswa baru. Setelah program di terapkan pada tahun lalu, jumlah pendaftar kelas X meningkat menjadi 90 siswa. Saat ini, total siswa di SMA PGRI 56 Ciputat mencapai 146 orang, termasuk siswa kelas XI.

Sementara itu, Andra Soni menegaskan Program Sekolah Gratis memberikan kepastian pembiayaan bagi sekolah swasta yang telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Banten. Kehadiran program tersebut juga membantu sekolah mengatasi kendala terkait biaya pendidikan dan keterbatasan jumlah peserta didik.

Selain memperoleh dukungan pembiayaan, sekolah juga berpotensi menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang lebih besar seiring bertambahnya jumlah siswa. Andra berharap dana tersebut dapat di manfaatkan untuk meningkatkan fasilitas pendidikan serta mendukung kesejahteraan tenaga pengajar.

Baca Juga :  Jadwal Semifinal China Open 2026: Fajar/Fikri Jadi Harapan Indonesia Menuju Partai Final

“Peningkatan jumlah siswa dapat memperkuat dukungan operasional sekolah, termasuk untuk pengembangan sarana dan prasarana serta kesejahteraan guru,” ujarnya.

Andra menambahkan, Program Sekolah Gratis merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam menghadirkan layanan pendidikan yang adil dan merata.

“Program Sekolah Gratis hadir untuk memperluas akses pendidikan dan memastikan seluruh masyarakat Banten memperoleh kesempatan belajar yang setara,” kata Andra. (j/*)

Berita Terkait

Jembatan Gantung Pongpet Dievaluasi, Kementerian PU Kaji Perbaikan atau Pembangunan Ulang
Uskup Labuan Bajo Apresiasi Kehadiran Menag di Flores Pascagempa
Mutasi Tiga Kapolres Polda Jambi, Ini Nama Pejabat Baru untuk Batanghari, Tanjabbar, dan Kerinci
Kriya Payakumbuh Didorong Tembus Pasar Lebih Luas Pascabencana
Mentan Amran Siapkan Alsintan untuk 25 Distrik Puncak, Kopi Arabika Dibidik hingga 500 Hektare
Sekolah Rakyat Mamuju Tengah Masuk Persiapan Tahap 3 Setelah Sertifikat Lahan Terbit
Kementerian PU Pasok Air, Penanganan Karhutla Muaro Jambi Berlanjut hingga Pendinginan
SNI Wajib AMDK, Kemenperin Buka Pendampingan Sertifikasi bagi Industri Maluku
Berita ini 17 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:00 WIB

Jembatan Gantung Pongpet Dievaluasi, Kementerian PU Kaji Perbaikan atau Pembangunan Ulang

Jumat, 4 September 2026 - 13:00 WIB

Uskup Labuan Bajo Apresiasi Kehadiran Menag di Flores Pascagempa

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Mutasi Tiga Kapolres Polda Jambi, Ini Nama Pejabat Baru untuk Batanghari, Tanjabbar, dan Kerinci

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:30 WIB

Kriya Payakumbuh Didorong Tembus Pasar Lebih Luas Pascabencana

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Mentan Amran Siapkan Alsintan untuk 25 Distrik Puncak, Kopi Arabika Dibidik hingga 500 Hektare

Berita Terbaru