Sisipublik.com – Microsoft memperbarui persyaratan sistem Minecraft Java Edition setelah game tersebut berkembang selama lebih dari 17 tahun. Pembaruan ini menaikkan kebutuhan perangkat keras, terutama untuk pemain yang mengincar pengalaman bermain pada 1080p dengan 60 FPS.
Perubahan tersebut tidak berarti komputer lama langsung kehilangan akses ke game. Microsoft menjelaskan bahwa Java Edition masih dapat berjalan pada perangkat yang berada di bawah standar baru. Namun, pemain tidak lagi mendapat jaminan performa dan kualitas visual yang optimal.
Minecraft Java Edition Kini Memerlukan RAM 16 GB untuk Spesifikasi Rekomendasi
Dalam spesifikasi terbaru, Microsoft menetapkan RAM 16 GB sebagai kebutuhan yang direkomendasikan untuk Minecraft Java Edition. Targetnya mencapai resolusi 1080p dengan 60 FPS menggunakan pengaturan Fancy.
Sementara itu, kebutuhan minimum tidak mencapai 16 GB. Microsoft menetapkan RAM 8 GB bagi komputer dengan kartu grafis diskret dan 12 GB untuk perangkat yang menggunakan grafis terintegrasi. Sistem minimum tersebut menargetkan 1080p pada 30 FPS dengan pengaturan Fast.
Selain memori, Microsoft juga memperbarui kebutuhan prosesor dan kartu grafis. Spesifikasi minimum kini mencakup prosesor empat inti serta GPU yang mendukung Vulkan 1.3 dan memiliki sedikitnya 2 GB VRAM.
Perusahaan menyebut pembaruan ini bertujuan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai perangkat yang mampu menjalankan game secara stabil. Kebutuhan perangkat keras juga perlu menyesuaikan perkembangan dunia permainan dan fitur baru.
Peralihan OpenGL ke Vulkan Jadi Alasan Penting
Microsoft juga menyiapkan perubahan teknologi grafis pada Minecraft Java Edition. Pengembang berencana mengalihkan sistem rendering dari OpenGL menuju Vulkan untuk mendukung peningkatan performa dan pengembangan visual pada masa mendatang.
Namun, proses tersebut belum sepenuhnya menggantikan OpenGL. Dalam perkembangan Java Edition terbaru, Vulkan masih berada pada tahap eksperimental dan OpenGL tetap menjadi pilihan bawaan dalam versi tertentu.
Karena itu, pemilik perangkat lama belum tentu harus segera mengganti komputer. Akan tetapi, perangkat dengan GPU atau driver yang tidak mendukung Vulkan berpotensi menghadapi keterbatasan ketika pengembang menghentikan dukungan terhadap teknologi grafis lama.
Microsoft juga mengingatkan bahwa perangkat yang berada di bawah spesifikasi minimum baru mungkin mengalami penurunan frame rate, masalah visual, atau waktu pemuatan yang lebih lama. Dalam perkembangan berikutnya, sebagian perangkat bahkan berpotensi tidak lagi menjalankan Java Edition dengan baik.
Bagi pemain yang sedang membeli komputer baru, spesifikasi rekomendasi dapat menjadi acuan yang lebih aman. Microsoft menyarankan konfigurasi yang mampu menjalankan game pada 1080p dan 60 FPS dengan pengaturan Fancy.
Dengan demikian, kenaikan kebutuhan perangkat keras tidak sekadar berkaitan dengan jumlah RAM. Microsoft juga tengah mempersiapkan fondasi teknologi grafis yang lebih modern agar Minecraft Java Edition dapat terus berkembang pada perangkat generasi baru.











Komentar