Amri/Nita ke Semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah Mengalahkan wakil Taiwan

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah saat menghadapi Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang pada perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi (foto: dok. pbsi)

Ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah saat menghadapi Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang pada perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi (foto: dok. pbsi)

Sisipublik.com – Amri/Nita ke semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah menundukkan pasangan Taiwan, Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang, pada perempat final di New Delhi, India, Jumat (21/8/2026).

Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menang dua gim langsung dengan skor 21-18, 21-9. Hasil tersebut membawa mereka ke empat besar sektor ganda campuran.

Menariknya, Amri/Nita ke semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah melewati tekanan pada gim pertama. Yang/Hu, pasangan unggulan ke-11 asal Taiwan, sempat memimpin 11-4 saat interval. Namun, Amri/Nita perlahan mengubah kendali permainan dan merebut gim pembuka 21-18.

Amri/Nita ke Semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah Ubah Pola Permainan

Selepas interval, pasangan Indonesia tampil lebih sabar dalam membangun serangan. Mereka juga meningkatkan tekanan melalui permainan depan serta pengelolaan servis dan pengembalian servis. Perubahan tersebut membuat Yang/Hu kesulitan mempertahankan keunggulan. Setelah membalikkan keadaan pada gim pertama, Amri/Nita langsung mengambil kendali pada gim kedua.

Baca Juga :  Venue FIFA ASEAN Cup 2026 Dikebut, Kesiapan SUGBK Capai 86 Persen

Mereka terus menjauh dari perolehan angka lawan hingga menutup pertandingan dengan skor 21-9. Dengan demikian, Amri/Nita mengakhiri laga tanpa kehilangan satu gim pun. Amri menilai komunikasi dan kepercayaan menjadi faktor penting dalam menghadapi tekanan. Mereka memilih mencari solusi bersama ketika salah satu pemain melakukan kesalahan.

Sementara itu, Nita mengakui pasangan Taiwan memberikan tekanan melalui tempo permainan yang lebih cepat. Karena itu, ia berusaha lebih aktif menguasai area depan dan menjaga kualitas servis serta pengembaliannya.

Target Empat Besar Tercapai, Amri/Nita Incar Hasil Lebih Tinggi

Kemenangan tersebut sekaligus memenuhi target yang mereka bawa ke Kejuaraan Dunia BWF 2026. Namun, Amri menegaskan perjuangan mereka belum berakhir.

Baca Juga :  Piala Dunia 2026: Meksiko Raih Tiga Poin Perdana Usai kalahkan Afrika Selatan

“Target sudah tercapai, tetapi belum selesai,” kata Amri melalui keterangan yang dikutip ANTARA.

Kini, Amri/Nita memiliki peluang untuk melangkah lebih jauh dan memburu tiket ke final. Hasil semifinal juga akan menentukan warna medali yang mereka bawa pulang dari New Delhi.

Pencapaian tersebut menjadi langkah penting bagi Amri/Nita setelah mereka melalui persiapan yang tidak mudah sebelum turnamen. Mereka juga sebelumnya mencatat kemenangan atas unggulan kesembilan asal Taiwan, Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan, pada babak 16 besar.

Dengan kemenangan atas dua pasangan Taiwan secara beruntun, Amri/Nita kini menjadi salah satu tumpuan Indonesia di sektor ganda campuran. Mereka selanjutnya akan kembali bertanding pada babak semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026.

Berita Terkait

Taufik Hidayat Dorong Kolaborasi Kampus dan Praktisi untuk Cetak Talenta Olahraga Nasional
Regulasi Desain Olahraga Daerah Jadi Pekerjaan Rumah, Kemendagri Usulkan Peta Jalan 12 Bulan
Stadion Daerah Jadi Pusat Ekonomi, Kemenpora Siapkan Model Bisnis untuk 20 Stadion Prioritas
Perizinan Usaha Olahraga Jadi Fokus Kemenpora, Pemda Perkuat Pengawasan
Rabu Bugar Kemenpora Perkuat Kebiasaan Olahraga Lewat Senam Jantung Sehat dan Tai Chi
Indonesia Youth Summit 2026 Siapkan 160 Pemuda untuk Bahas Tantangan Ekonomi dan Isu Strategis
Pembinaan Atlet Jawa Timur Jadi Sorotan, Kemenpora Siapkan Perlindungan Masa Pensiun
Asian Para Games 2026, Indonesia Bidik 7 Emas dan Posisi 10 Besar
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Taufik Hidayat Dorong Kolaborasi Kampus dan Praktisi untuk Cetak Talenta Olahraga Nasional

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Regulasi Desain Olahraga Daerah Jadi Pekerjaan Rumah, Kemendagri Usulkan Peta Jalan 12 Bulan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Stadion Daerah Jadi Pusat Ekonomi, Kemenpora Siapkan Model Bisnis untuk 20 Stadion Prioritas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Perizinan Usaha Olahraga Jadi Fokus Kemenpora, Pemda Perkuat Pengawasan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Rabu Bugar Kemenpora Perkuat Kebiasaan Olahraga Lewat Senam Jantung Sehat dan Tai Chi

Berita Terbaru