Sisipublik.com – Presiden Polandia, Karol Nawrocki, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, setelah pemerintah AS mengumumkan rencana pengiriman tambahan Pasukan ke Polandia.
Dalam pernyataannya pada Kamis (21/5/2026), Trump menyebut Amerika Serikat akan menambah sekitar 5.000 Pasukan di wilayah Polandia. Kebijakan tersebut di nilai memperkuat kerja sama pertahanan antara kedua negara di tengah di namika keamanan kawasan Eropa.
Melalui unggahan di media sosial X, Nawrocki menegaskan bahwa hubungan yang kuat antarnegara harus di bangun atas dasar kerja sama, rasa saling menghormati, dan komitmen menjaga keamanan bersama.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Trump atas dukungan yang di berikan kepada Polandia, termasuk berbagai kebijakan yang di nilai memiliki dampak nyata terhadap hubungan bilateral kedua negara.
Menteri Pertahanan Polandia, Wladyslaw Kosiniak-Kamysz, turut menyatakan bahwa keputusan Washington menunjukkan eratnya hubungan strategis antara Polandia dan Amerika Serikat. Menurutnya, Polandia tetap menjadi salah satu mitra penting bagi AS di kawasan Eropa.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, menyambut positif langkah penambahan pasukan tersebut. Ia mengatakan NATO masih mempelajari detail teknis terkait pengerahan Pasukan tambahan ke Polandia.
Rutte juga menekankan bahwa penguatan pertahanan Eropa tetap menjadi fokus utama NATO. Menurutnya, negara-negara Eropa terus di arahkan untuk membangun kapasitas pertahanan yang lebih mandiri sekaligus memperkuat solidaritas dalam aliansi.
Sebelumnya, sempat muncul laporan mengenai penundaan rencana pengiriman Pasukan AS ke Polandia. Namun, pemerintah AS kemudian memastikan bahwa pengerahan pasukan tetap menjadi bagian dari kerja sama pertahanan kedua negara. (j/*)










Komentar