Sisipublik.com – AS Monaco kalahkan Getafe dengan skor 1-0 dalam pertandingan persahabatan pramusim di Stade Louis II, Kamis, 6 Agustus 2026. Paris Brunner menjadi penentu kemenangan Monaco melalui eksekusi penalti pada babak kedua.
Pertandingan tersebut menjadi bagian dari persiapan AS Monaco sebelum menjalani rangkaian agenda kompetitif musim baru. Monaco juga harus menyelesaikan laga dengan 10 pemain setelah Christian Mawissa menerima kartu merah.
AS Monaco kalahkan Getafe berkat gol Brunner pada menit ke-65. Hasil tersebut sekaligus memberi modal positif bagi skuad Les Rouge et Blanc sebelum menghadapi pertandingan uji coba berikutnya.
AS Monaco kalahkan Getafe melalui penalti Paris Brunner
Monaco mulai mendapatkan peluang untuk membuka skor setelah wasit menunjuk titik putih pada menit ke-65. Keputusan tersebut muncul setelah terjadi handball pemain Getafe di area penalti.
Paris Brunner kemudian mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor. Penyerang muda tersebut menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa Monaco unggul 1-0.
Namun, keunggulan itu tidak membuat pertandingan berjalan mudah bagi tuan rumah. Pada menit ke-78, Christian Mawissa menerima kartu merah sehingga Monaco harus melanjutkan permainan dengan 10 pemain.
Meski bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit, Monaco tetap mampu mempertahankan keunggulan sampai pertandingan berakhir. Lini belakang mereka tampil disiplin untuk meredam upaya Getafe mengejar skor.
Dari sisi penguasaan bola, Monaco mencatat 55 persen, sedangkan Getafe menguasai 45 persen. Monaco juga melepaskan tujuh tembakan sepanjang pertandingan, sementara Getafe menghasilkan empat percobaan.
Pelatih AS Monaco, Filipe Luís, menilai para pemain mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Ia juga meminta skuadnya memperbaiki efektivitas penyelesaian peluang.
“Kami mengontrol jalannya pertandingan. Meski hanya menang 1-0, tim menunjukkan soliditas dan disiplin. Penalti Brunner menjadi momen penting, dan kami harus lebih tajam di depan gawang,” kata Filipe Luís.
Sementara itu, Getafe hanya menghasilkan satu tembakan tepat sasaran. Catatan tersebut menunjukkan bahwa pertahanan Monaco mampu menjaga keunggulan meski tim kehilangan satu pemain pada fase akhir pertandingan.
Paris Brunner bangun momentum AS Monaco
Paris Brunner menjadi salah satu pemain yang mendapat sorotan setelah mencetak gol kemenangan. Ia mengaku percaya diri ketika mendapat kesempatan mengambil penalti.
“Saya percaya diri mengambil penalti. Gol ini penting untuk membangun momentum tim sebelum laga besar melawan Liverpool,” ujar Paris Brunner.
Selain Brunner, Monaco juga memberi kesempatan kepada sejumlah pemain muda dan rekrutan baru. Matthis Abline menjadi salah satu pemain yang mendapat perhatian setelah bergabung dari Nantes dengan nilai transfer €30 juta atau sekitar Rp525 miliar.
Monaco juga menurunkan Safouane Benzahra yang masih berusia 17 tahun. Kehadiran pemain muda tersebut menunjukkan upaya klub memberikan ruang kepada talenta muda dalam persiapan menghadapi musim baru.
Di sisi lain, kemenangan atas Getafe memberi Filipe Luís kesempatan untuk mengevaluasi komposisi pemain. Monaco masih memiliki sejumlah pertandingan uji coba yang dapat dimanfaatkan untuk menguji strategi sebelum memasuki agenda kompetitif.
Monaco siapkan dua laga uji coba berikutnya
Setelah menghadapi Getafe, Monaco masih memiliki dua pertandingan persahabatan yang cukup menarik. Pertama, mereka akan bertandang ke Anfield untuk menghadapi Liverpool pada 9 Agustus 2026.
Selanjutnya, Monaco dijadwalkan bertemu Coventry City pada 14 Agustus 2026. Kedua pertandingan tersebut menjadi bagian penting dari persiapan klub sebelum menjalani kompetisi musim baru.
Hasil melawan Getafe memberi Monaco gambaran mengenai perkembangan skuad sejauh ini. Karena itu, pertandingan berikutnya akan menjadi kesempatan bagi Filipe Luís untuk kembali menguji strategi, pemain muda, serta komposisi utama tim.
Dengan kemenangan 1-0 tersebut, Monaco memiliki momentum positif untuk melanjutkan persiapan. Klub asal Prancis itu kini dapat memanfaatkan dua laga berikutnya untuk meningkatkan konsistensi permainan dan ketajaman lini depan.











Komentar