Turis Mancanegara Antusias Ikuti Tradisi Tumpeng Sewu di Desa Adat Kemiren Banyuwangi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Turis Mancanegara Antusias Ikuti Tradisi Tumpeng Sewu  (foto: banyuwangikab)

Turis Mancanegara Antusias Ikuti Tradisi Tumpeng Sewu (foto: banyuwangikab)

Sisipublik.com – Tradisi budaya Tumpeng Sewu yang rutin di gelar masyarakat Osing Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis malam (21/5/2026) menjelang Hari Raya Idul Adha di padati Ribuan warga dan wisatawan.

Suasana desa adat terlihat semarak dengan deretan tumpeng yang tersaji di sepanjang jalan depan rumah warga. Tradisi tahunan tersebut juga menarik perhatian wisatawan mancanegara dan domestik yang ikut menikmati kuliner khas Osing berupa pecel pitik sambil merasakan suasana kebersamaan masyarakat setempat.

Seorang wisatawan asal Republik Ceko, Adam, senang dapat menyaksikan langsung tradisi budaya tersebut. Ia menilai masyarakat Desa Kemiren sangat ramah dan kulinernya cocok di nikmati wisatawan.

Baca Juga :  Libur Panjang Iduladha dan Hari Lahir Pancasila, Penumpang Kereta Mencapai 1,1 Juta

Hal serupa di sampaikan wisatawan asal Semarang, Ati. Menurutnya, kekompakan warga dalam menjaga tradisi leluhur menjadi daya tarik tersendiri. Ia juga mengapresiasi cita rasa makanan khas yang di sajikan dalam acara tersebut.

Dalam pelaksanaannya, setiap keluarga menyiapkan tumpeng lengkap dengan lauk khas pecel pitik, yakni olahan ayam kampung berbumbu kelapa khas Osing. Seluruh sajian kemudian di tempatkan di sepanjang jalan desa untuk di nikmati bersama warga dan pengunjung.

Baca Juga :  Telekomunikasi di Sumatra Pulih Total Usai gangguan pasokan listrik

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan tradisi Tumpeng Sewu mencerminkan kuatnya nilai gotong royong masyarakat Banyuwangi yang tetap terjaga di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, budaya lokal seperti ini menjadi kekuatan daerah yang perlu terus di lestarikan dan di perkenalkan kepada masyarakat luas.

Kepala Desa Kemiren, Muhammad Arifin, menjelaskan seluruh rangkaian kegiatan merupakan bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan sekaligus doa agar masyarakat selalu diberikan keselamatan dan keberkahan. (j/*)

Berita Terkait

Desa Wisata Sukamulya Ciamis Tampil Estetik dan Modern
Indonesia dan Maroko Jajaki Kerja Sama Budaya Lewat Musik Tradisional
Rio Mulai Menyapa Pengunjung, Anak Giant Panda Pertama yang Lahir di Indonesia Tumbuh Sehat
Korea Selatan Berlakukan Bebas Visa untuk WNI hingga Akhir 2026, Ini Syarat yang Wajib Diketahui
Libur Panjang Iduladha dan Hari Lahir Pancasila, Penumpang Kereta Mencapai 1,1 Juta
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:10 WIB

Desa Wisata Sukamulya Ciamis Tampil Estetik dan Modern

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:00 WIB

Indonesia dan Maroko Jajaki Kerja Sama Budaya Lewat Musik Tradisional

Senin, 1 Juni 2026 - 07:06 WIB

Rio Mulai Menyapa Pengunjung, Anak Giant Panda Pertama yang Lahir di Indonesia Tumbuh Sehat

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:00 WIB

Korea Selatan Berlakukan Bebas Visa untuk WNI hingga Akhir 2026, Ini Syarat yang Wajib Diketahui

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:00 WIB

Libur Panjang Iduladha dan Hari Lahir Pancasila, Penumpang Kereta Mencapai 1,1 Juta

Berita Terbaru

Kevin Gusnadi Hadir di Momen Spesial Ayah Rozak, Kebersamaannya dengan Ayu Ting Ting Kembali Jadi Sorotan (foto: @mom_ayting92_)

Showbiz

Kevin Gusnadi Hadir di Momen Spesial Ayah Rozak

Kamis, 4 Jun 2026 - 22:00 WIB

Pemesanan Tiket Konser BTS Setelah Kembali Bersama Menjadi Momen yang Paling Dinantikan Penggemar (foto: t2online)

Showbiz

Tiket BTS Jakarta Dibuka, Siap Mendapatkan Kursi Impian

Kamis, 4 Jun 2026 - 19:00 WIB