Sisipublik.com – Kabar menggembirakan datang dari dunia konservasi satwa. Sebanyak empat bayi harimau sumatera lahir di Howletts Wild Animal Park, Inggris, pada awal April 2026. Kelahiran ini menjadi momen penting bagi upaya perlindungan harimau sumatera yang kini masuk kategori satwa sangat terancam punah.
Induk harimau bernama Tipah melahirkan keempat anaknya pada Kamis, 9 April 2026. Ini menjadi pengalaman pertamanya sebagai induk sejak taman margasatwa tersebut mendatangkannya pada Mei 2022.
Pihak Howletts Wild Animal Park menyebut kelahiran ini sebagai pencapaian besar, tidak hanya taman konservasi mereka, tetapi juga bagi masa depan harimau sumatera secara global.
“Ini menjadi momen yang sangat penting bagi Howletts dan bagi konservasi spesies luar biasa ini,” ujar juru bicara taman, seperti di kutip dari BBC pada Jumat (22/5/2026).
Empat Bayi Harimau Tumbuh Sehat
Tim penjaga satwa memastikan keempat bayi harimau berada dalam kondisi sehat dan menunjukkan perkembangan yang sangat baik selama beberapa minggu pertama kehidupannya.
Mereka tetap berada di dalam sarang bersama Tipah yang terus merawat dan menjaga anak-anaknya dengan penuh perhatian.
“Keempat anak harimau itu sehat, berbulu lebat, dan tumbuh dengan baik,” ungkap pihak taman, dikutip dari Independent.
Setiap bayi juga menunjukkan karakter unik. Salah satu anak harimau tampak paling vokal dan sering memanggil induknya saat merasa berjauhan. Sementara satu lainnya terlihat memiliki tubuh lebih besar dibanding saudara-saudaranya.
Tipah Jalani Peran Sebagai Induk dengan Baik
Tipah, harimau betina yang lahir pada Januari 2019, menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menjalankan perannya sebagai induk baru.
Pihak taman mengenal Tipah sebagai harimau yang mandiri, aktif, dan penuh rasa ingin tahu. Meski baru pertama kali melahirkan, ia terlihat tenang dan sigap dalam merawat keempat bayinya.
“Tipah terlihat tenang, penuh perhatian, dan nyaman dengan peran barunya sebagai induk,” kata salah satu penjaga satwa.
Ayah dari keempat bayi tersebut bernama Nakal, harimau jantan yang lahir pada Februari 2014 dan bergabung dengan taman konservasi pada Juli 2025.
Harapan Baru untuk Harimau Sumatera
Kelahiran empat bayi ini membawa harapan baru bagi kelangsungan hidup harimau sumatera. Para ahli memperkirakan jumlah harimau sumatera yang masih hidup di alam liar tersisa kurang dari 400 ekor.
Menurut informasi dari Edinburgh Zoo, harimau sumatera menghadapi ancaman besar akibat hilangnya habitat alami dan aktivitas perburuan liar.
Kelahiran empat bayi harimau di Inggris ini menjadi simbol penting bahwa upaya konservasi internasional terus berjalan dan memberi harapan bagi masa depan salah satu satwa langka kebanggaan Indonesia. (j/*)










Komentar