Sisipublik.com – Slank Tampil dengan lagu andalan mereka di Hall BCA, Minggu (31/5/2026) International Java Jazz Festival 2026.
Kaka dan kawan-kawan membuka penampilan dengan energi tinggi melalui lagu “Tong Kosong”. Suasana semakin meriah saat mereka membawakan “Mawar Merah”, yang langsung mendapat sambutan hangat dari ribuan penonton.
Meski berada di panggung festival jazz, Slank tetap mempertahankan karakter musik rock dan blues yang menjadi identitas mereka. Aransemen baru dan improvisasi instrumen memberi warna berbeda pada sejumlah lagu dari berbagai periode perjalanan karier band tersebut.
Bimbim juga mengajak penonton bernostalgia lewat “Poppies Lane Memory”, lagu yang berasal dari Album Tujuh. Selain itu, Slank membawakan beberapa lagu yang menyimpan cerita perjalanan hidup dan pengalaman sosial yang dekat dengan masyarakat.
Momen spesial hadir saat Slank menyanyikan “Esok Kan Masih Ada”, lagu legendaris karya almarhum Utha Likumahuwa. Penampilan tersebut menambah nuansa hangat dalam festival yang mempertemukan berbagai generasi musisi.
Suasana nostalgia berlanjut ketika Kaka mengenang penampilan terakhir Slank di Java Jazz pada 2009 sebelum membawakan “Terlalu Manis”. Lagu tersebut langsung mengundang ribuan penonton bernyanyi bersama.
Menjelang akhir konser, Slank mewujudkan keinginan lama mereka untuk tampil satu panggung dengan Margie Segers. Duet mereka dalam lagu “Semua Bisa Bilang” mendapat sambutan meriah dari penonton.
Slank kemudian menutup penampilan lewat lagu “I Miss You” dan “Seperti Para Koruptor”. Sesi jamming serta aksi improvisasi para personel menjadi penanda akhir konser yang penuh energi dan kenangan. (j/*)










Komentar