Kata Pelatih Jepang Usai Kalah Dramatis dari Brasil, Moriyasu Tetap Bangga dengan Perjuangan Samurai Biru

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kata Pelatih Jepang Usai Kalah Dramatis dari Brasil, Moriyasu Tetap Bangga dengan Perjuangan Samurai Biru (foto: AP/bola)

Kata Pelatih Jepang Usai Kalah Dramatis dari Brasil, Moriyasu Tetap Bangga dengan Perjuangan Samurai Biru (foto: AP/bola)

Sisipublik.com – Kata Pelatih Jepang Usai Kalah dari Brasil menjadi sorotan setelah langkah Samurai Biru harus terhenti di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Jepang kalah tipis 1-2 dari Brasil pada Selasa (30/6/2026) dini hari WIB setelah gol penentu tercipta pada masa injury time. Meski gagal melangkah lebih jauh, pelatih Hajime Moriyasu tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya.

Jepang sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit kepada Brasil. Tim Samurai Biru bahkan menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 berkat permainan disiplin, organisasi pertahanan yang rapi, serta serangan balik yang efektif. Namun, Brasil berhasil bangkit pada babak kedua sebelum Gabriel Martinelli mencetak gol kemenangan di penghujung laga.

Kata Pelatih Jepang Usai Kalah Dramatis dari Brasil memperlihatkan optimisme Moriyasu terhadap perkembangan sepak bola negaranya. Menurutnya, pertandingan tersebut membuktikan bahwa Jepang kini semakin dekat dengan level tim-tim elite dunia meski masih harus meningkatkan sejumlah aspek permainan.

“Jarak antara kami dengan mereka kini semakin dekat. Brasil merupakan salah satu tim terbaik dunia dan kami sedang berusaha mencapai level tersebut,” ujar Moriyasu seperti dikutip Reuters.

Kata Pelatih Jepang Usai Kalah Dramatis dari Brasil Jadi Evaluasi Besar

Moriyasu tidak menutupi rasa kecewanya setelah timnya gagal mempertahankan keunggulan. Meski demikian, ia menilai hasil tersebut menjadi pelajaran penting bagi seluruh pemain.

Baca Juga :  Alwi Farhan Melaju ke 16 Besar Singapore Open 2026 usai Taklukkan Toma Popov

Ia menegaskan Jepang belum mencapai level terbaik sehingga proses pembinaan dan peningkatan kualitas harus terus berjalan. Menurutnya, pengalaman menghadapi tim sekelas Brasil akan menjadi bekal berharga dalam menghadapi kompetisi internasional berikutnya.

Selain itu, Moriyasu mengingatkan bahwa konsistensi permainan menjadi faktor penting apabila Jepang ingin bersaing lebih jauh di Piala Dunia mendatang.

“Hasil ini memang menyakitkan. Kami masih memiliki perbedaan kualitas dan harus terus berkembang agar mampu bersaing di level tertinggi,” katanya.

Pengalaman Berharga untuk Generasi Berikutnya

Sepanjang pertandingan, Jepang menunjukkan permainan yang terorganisasi. Para pemain mampu menekan lawan, memutus aliran bola, dan menjaga kedisiplinan di lini belakang selama babak pertama.

Walaupun akhirnya gagal mempertahankan keunggulan, performa tersebut menunjukkan bahwa Jepang mampu menyulitkan salah satu kandidat kuat juara dunia.

Moriyasu juga menyoroti banyaknya pemain pelapis yang memperoleh kesempatan tampil akibat beberapa pemain utama mengalami cedera. Menurutnya, pengalaman di panggung sebesar Piala Dunia akan mempercepat perkembangan para pemain muda.

Ia meyakini semakin banyak pemain yang merasakan atmosfer pertandingan level dunia, semakin besar pula peluang Jepang meningkatkan kualitas sepak bolanya dalam beberapa tahun mendatang.

Moriyasu Soroti Transisi Permainan Jepang

Di sisi lain, Moriyasu mengidentifikasi sejumlah kelemahan yang masih harus diperbaiki. Ia menilai transisi dari menyerang ke bertahan maupun sebaliknya belum berjalan konsisten saat menghadapi tim dengan penguasaan bola tinggi seperti Brasil.

Baca Juga :  Transportasi Umum Gratis Warnai HUT ke-499 Jakarta, Warga Bisa Masuk Ancol dan Ragunan Tanpa Biaya

Selain itu, Jepang juga perlu meningkatkan kemampuan menjaga tempo permainan ketika berada di bawah tekanan lawan. Menurutnya, aspek tersebut menjadi pembeda utama antara tim yang berkembang dan tim elite dunia.

Karena itu, staf pelatih akan menjadikan laga melawan Brasil sebagai bahan evaluasi untuk mempersiapkan turnamen berikutnya.

Tetap Bangga dengan Semangat Juang Samurai Biru

Walau tersingkir dari Piala Dunia 2026, Moriyasu tetap memberikan apresiasi kepada seluruh pemain. Ia melihat semangat juang dan disiplin tim sebagai modal besar untuk masa depan.

Pelatih berusia 57 tahun itu mengatakan para pemain mampu menjalankan strategi dengan baik, terutama saat bertahan dan melancarkan serangan balik cepat yang beberapa kali merepotkan Brasil.

Menurut Moriyasu, ia terus mengingatkan anak asuhnya agar tetap bermain seolah pertandingan dimulai dari skor 0-0. Dengan cara tersebut, para pemain tetap fokus menjaga organisasi permainan sekaligus mencari peluang menyerang.

Baginya, kekalahan dramatis ini memang mengakhiri perjalanan Jepang di Piala Dunia 2026. Namun, performa yang ditunjukkan Samurai Biru memperlihatkan bahwa mereka semakin kompetitif dan memiliki peluang besar berkembang menjadi salah satu kekuatan sepak bola dunia pada masa mendatang. (j/*)

Berita Terkait

Timnas Bola Voli Putra Indonesia U-18 Terdesak, Masih Punya Kesempatan Bangkit di Laga Penentuan AVC U-18 2026
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol Dini Hari, Siapa Rebut Tiket Final?
Jadwal Japan Open 2026 Hari Ini: Jonatan Christie Hadapi Panitchapon Teeraratsakul, 3 Wakil Indonesia Bertanding
Real Madrid Pecahkan Rekor Piala Dunia 2026, Siapa Sangka Mbappe dan Bellingham Jadi Kuncinya?
Jadwal Siaran Langsung Japan Open 2026: Perjalanan 12 Wakil Indonesia Dimulai, Mampukah Juara?
Klasemen AVC Boys U-18 Championship 2026, Nasib Timnas Voli Indonesia U-18 Masih Buka Harapan
Timnas Voli Indonesia U-18 Bidik Kemenangan Perdana, Berikut Jadwal AVC Boys’ U-18 Championship 2026 Hari Ini
Persib Bandung Mulai Persiapan Musim 2026/2027, Wajah Baru Warnai Latihan Perdana
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:00 WIB

Timnas Bola Voli Putra Indonesia U-18 Terdesak, Masih Punya Kesempatan Bangkit di Laga Penentuan AVC U-18 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:00 WIB

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol Dini Hari, Siapa Rebut Tiket Final?

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:00 WIB

Jadwal Japan Open 2026 Hari Ini: Jonatan Christie Hadapi Panitchapon Teeraratsakul, 3 Wakil Indonesia Bertanding

Senin, 13 Juli 2026 - 20:00 WIB

Real Madrid Pecahkan Rekor Piala Dunia 2026, Siapa Sangka Mbappe dan Bellingham Jadi Kuncinya?

Senin, 13 Juli 2026 - 17:00 WIB

Jadwal Siaran Langsung Japan Open 2026: Perjalanan 12 Wakil Indonesia Dimulai, Mampukah Juara?

Berita Terbaru