Swiss dan Kanada Lolos Babak 32 Besar, Swiss Rebut Status Juara Grup

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Swiss dan Kanada Lolos Babak 32 Besar, Swiss Rebut Status Juara Grup (foto: vietnam.vn)

Swiss dan Kanada Lolos Babak 32 Besar, Swiss Rebut Status Juara Grup (foto: vietnam.vn)

Sisipublik.com – Swiss dan Kanada Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 setelah menuntaskan persaingan di Grup B. Kepastian itu hadir seusai Swiss mengalahkan Kanada dengan skor 2-1 pada laga terakhir fase grup di BC Place, Vancouver, Kamis (25/6/2026) dini hari WIB.

Pada pertandingan lain yang berlangsung bersamaan, Bosnia-Herzegovina meraih kemenangan 3-1 atas Qatar. Hasil tersebut mengantarkan Swiss finis di puncak klasemen Grup B dengan koleksi tujuh poin dari tiga pertandingan.

Kanada memang gagal mempertahankan posisi teratas. Namun, Swiss dan Kanada Lolos Babak 32 Besar karena tim tuan rumah tetap mengamankan tiket fase gugur sebagai runner-up grup.

Dengan hasil tersebut, Swiss dan Kanada menjadi dua tim berikutnya yang memastikan langkah ke babak 32 besar. Keduanya berhasil melewati fase grup dengan performa yang cukup konsisten sejak pertandingan pertama.

Kanada Kehilangan Puncak Klasemen di Hadapan Pendukung Sendiri

Sebelum laga dimulai, Kanada hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga posisi puncak klasemen. Selain itu, hasil tersebut juga memungkinkan mereka tetap bermain di Vancouver pada fase berikutnya.

Optimisme publik Kanada cukup tinggi. Tim asuhan Jesse Marsch sebelumnya menahan Bosnia-Herzegovina dan kemudian mencatat kemenangan besar 6-0 atas Qatar.

Namun demikian, Swiss tampil lebih tenang dan berpengalaman. Skuad racikan Murat Yakin mengontrol jalannya pertandingan melalui penguasaan bola yang rapi serta organisasi permainan yang disiplin.

Baca Juga :  IIMS Surabaya 2026 Cetak Rekor Kunjungan, Lebih dari 36 Ribu Pengunjung Hadiri Pameran Otomotif

Granit Xhaka memimpin lini tengah dengan baik. Swiss juga beberapa kali mengalihkan permainan dari sisi ke sisi untuk membuka ruang di pertahanan Kanada. Selain unggul dalam aspek teknis, mereka mampu memenangkan banyak duel penting sepanjang laga.

Akibatnya, Kanada kesulitan mengembangkan permainan. Sejumlah serangan yang dibangun tim tuan rumah sering terhenti sebelum memasuki area berbahaya.

Swiss dan Kanada Lolos Babak 32 Besar Berkat Performa Solid

Perbedaan kualitas terlihat sepanjang pertandingan. Kanada yang menempati peringkat ke-30 dunia tidak mampu menunjukkan efektivitas seperti saat menghadapi Qatar.

Penyerang andalan Cyle Larin juga gagal memberi ancaman signifikan. Kiper Swiss Gregor Kobel tampil sigap dan menggagalkan sejumlah peluang yang mengarah ke gawangnya.

Kobel hanya kebobolan satu gol melalui pemain pengganti Promise David. Selain itu, lini belakang Swiss mampu menjaga konsentrasi hingga peluit akhir berbunyi.

Di sisi lain, Kanada memilih menyimpan Alphonso Davies yang baru pulih dari cedera. Jesse Marsch mengambil keputusan tersebut demi menjaga kebugaran sang pemain untuk pertandingan fase gugur.

Pada menit-menit akhir, Kanada mencoba menekan melalui bola-bola langsung dan lemparan jauh ke kotak penalti. Akan tetapi, pertahanan Swiss mampu mengantisipasi seluruh upaya tersebut dengan baik.

Swiss dan Kanada Lolos Babak 32 Besar, Kanada Tetap Bersyukur Melangkah ke Fase Gugur

Meski kehilangan status juara grup, kubu Kanada tetap menyambut positif hasil akhir fase grup. Bek Kanada, Alistair Johnston, menilai timnya telah menunjukkan perkembangan yang menjanjikan sepanjang turnamen.

Baca Juga :  7 Wakil Indonesia di Perempat Final Indonesia Open 2026, Mampukah Tuan Rumah Ciptakan Kejutan Besar?

Menurut Johnston, Kanada memang ingin tetap bermain di Vancouver. Namun, fokus utama tim saat ini adalah mempersiapkan diri menghadapi tantangan berikutnya di fase gugur.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan lolos ke babak 32 besar menjadi pencapaian yang patut disyukuri. Kanada kini berpeluang melanjutkan perjalanan mereka meski harus meninggalkan kandang sendiri.

Sebagai juara Grup B, Swiss akan bertanding di Vancouver pada 2 Juli dan menghadapi salah satu tim peringkat ketiga terbaik dari grup lain. Sementara itu, Kanada dijadwalkan bermain di Los Angeles pada 29 Juni melawan runner-up Grup A.

Bosnia Jaga Peluang, Qatar Akhiri Turnamen

Persaingan Grup B juga menghasilkan nasib berbeda bagi Bosnia-Herzegovina dan Qatar. Qatar harus mengakhiri turnamen lebih awal setelah finis di dasar klasemen.

Sebaliknya, Bosnia masih memiliki harapan untuk melaju ke fase gugur. Kemenangan atas Qatar membuat mereka mengoleksi empat poin dari tiga pertandingan.

Meski belum menembus dua posisi teratas, Bosnia menutup fase grup di peringkat ketiga. Torehan tersebut menempatkan mereka dalam persaingan jalur peringkat ketiga terbaik.

Karena itu, Bosnia masih menunggu hasil dari grup lain untuk mengetahui peluang lolos ke babak 32 besar. Jika perolehan poin mereka tetap kompetitif, peluang tampil di fase gugur masih terbuka lebar. (j/*)

Berita Terkait

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol Dini Hari, Siapa Rebut Tiket Final?
Jadwal Japan Open 2026 Hari Ini: Jonatan Christie Hadapi Panitchapon Teeraratsakul, 3 Wakil Indonesia Bertanding
Real Madrid Pecahkan Rekor Piala Dunia 2026, Siapa Sangka Mbappe dan Bellingham Jadi Kuncinya?
Jadwal Siaran Langsung Japan Open 2026: Perjalanan 12 Wakil Indonesia Dimulai, Mampukah Juara?
Klasemen AVC Boys U-18 Championship 2026, Nasib Timnas Voli Indonesia U-18 Masih Buka Harapan
Timnas Voli Indonesia U-18 Bidik Kemenangan Perdana, Berikut Jadwal AVC Boys’ U-18 Championship 2026 Hari Ini
Persib Bandung Mulai Persiapan Musim 2026/2027, Wajah Baru Warnai Latihan Perdana
Megawati Hangestri di V League 2026/2027, Datang dengan Target Besar Bersama Hyundai Hillstate
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:00 WIB

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol Dini Hari, Siapa Rebut Tiket Final?

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:00 WIB

Jadwal Japan Open 2026 Hari Ini: Jonatan Christie Hadapi Panitchapon Teeraratsakul, 3 Wakil Indonesia Bertanding

Senin, 13 Juli 2026 - 20:00 WIB

Real Madrid Pecahkan Rekor Piala Dunia 2026, Siapa Sangka Mbappe dan Bellingham Jadi Kuncinya?

Senin, 13 Juli 2026 - 17:00 WIB

Jadwal Siaran Langsung Japan Open 2026: Perjalanan 12 Wakil Indonesia Dimulai, Mampukah Juara?

Senin, 13 Juli 2026 - 10:13 WIB

Klasemen AVC Boys U-18 Championship 2026, Nasib Timnas Voli Indonesia U-18 Masih Buka Harapan

Berita Terbaru