Shin Tae-yong Bersama Persija Bidik Prestasi dan Usung Permainan Menyerang

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Shin Tae-yong Bersama Persija Bidik Prestasi Tinggi dan Usung Permainan Menyerang (foto: pssi)

Shin Tae-yong Bersama Persija Bidik Prestasi Tinggi dan Usung Permainan Menyerang (foto: pssi)

Sisipublik.com – Shin Tae-yong Bersama Persija menjadi sorotan setelah manajemen Macan Kemayoran resmi memperkenalkan pelatih asal Korea Selatan tersebut sebagai nakhoda baru tim. Pengumuman itu berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (8/6/2026). Persija memberikan kontrak berdurasi tiga tahun kepada mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut untuk memimpin tim dalam beberapa musim ke depan.

Presiden Persija, Prapanca, menjelaskan bahwa kerja sama dengan Shin Tae-yong disiapkan dalam jangka panjang. Manajemen berharap kehadiran pelatih berpengalaman itu mampu membawa Persija kembali bersaing di papan atas kompetisi nasional.

Sementara itu, Shin Tae-yong Bersama Persija menjadi kombinasi yang menarik perhatian publik sepak bola Indonesia. Pelatih yang pernah menangani Timnas Indonesia itu mengaku sudah mengenal karakter Persija sejak lama. Menurutnya, Persija termasuk klub besar yang memiliki sejarah, kualitas, dan dukungan suporter yang sangat kuat.

Ia juga menilai persaingan di Super League akan berlangsung ketat karena banyak klub memiliki kekuatan merata. Beberapa tim seperti Persib Bandung, Borneo FC, dan Bali United dinilai mampu menjadi pesaing serius dalam perebutan gelar musim mendatang.

Baca Juga :  Timnas Voli Indonesia Target Juara SEA V League 2026, Reidel Toiran Siapkan Kekuatan Terbaik

Shin Tae-yong Bersama Persija Incar Prestasi Terbaik

Selanjutnya, Shin Tae-yong langsung menyampaikan target yang ingin dicapai bersama Persija. Ia menegaskan fokus utamanya ialah membawa tim meraih hasil maksimal sekaligus menghadirkan kembali permainan yang mampu memuaskan pendukung setia Macan Kemayoran.

Menurutnya, pencapaian prestasi tidak hanya bergantung pada strategi di lapangan. Ia menilai kebersamaan antara pelatih, pemain, dan seluruh elemen tim menjadi fondasi utama untuk membangun kekuatan yang kompetitif.

Karena itu, Shin Tae-yong ingin lebih dulu menciptakan hubungan yang solid dengan para pemain. Setelah kekompakan terbentuk, ia optimistis Persija dapat bersaing untuk menempati posisi terbaik di kompetisi Indonesia.

Selain mengejar hasil positif, ia juga ingin membangun identitas permainan yang kuat agar Persija memiliki karakter yang jelas sepanjang musim.

Filosofi Menyerang Jadi Identitas Baru Persija

Di sisi lain, Shin Tae-yong mengungkapkan rencananya untuk menerapkan filosofi sepak bola menyerang. Ia menegaskan gaya bermain ofensif menjadi ciri utama yang ingin di kembangkan bersama Persija.

Menurutnya, pendekatan tersebut berbeda dengan strategi yang pernah di terapkan saat menangani Timnas Indonesia. Ketika menghadapi lawan dengan kualitas lebih tinggi di level internasional, tim membutuhkan pendekatan yang lebih fleksibel sesuai kebutuhan pertandingan.

Baca Juga :  Lima Wakil Indonesia Siap Bertanding di Semifinal Australia Open 2026

Namun demikian, ia tetap mempertimbangkan kondisi kompetisi domestik sebelum menerapkan seluruh konsep permainan yang di inginkan. Untuk itu, ia akan berdiskusi dengan manajemen klub guna menyusun kebutuhan tim secara menyeluruh.

Rekrutmen Pemain Jadi Faktor Pendukung

Lebih lanjut, Shin Tae-yong menilai komposisi pemain akan berperan penting dalam menjalankan filosofi permainan yang agresif. Oleh sebab itu, ia bersama manajemen akan membahas kebutuhan pemain, termasuk sektor pemain asing.

Ia berharap rekrutmen yang tepat dapat membantu Persija tampil lebih cepat, agresif, dan efektif saat menyerang. Dengan dukungan skuad yang sesuai, Persija berpeluang menunjukkan performa yang lebih kompetitif sepanjang musim.

Kini, tantangan besar menanti Shin Tae-yong di ibu kota. Dukungan suporter yang besar serta ekspektasi tinggi terhadap Persija menjadi motivasi tambahan bagi pelatih berusia 55 tahun tersebut untuk menghadirkan prestasi sekaligus permainan atraktif bagi Macan Kemayoran. (j/*)

Berita Terkait

Indonesia Raih 15 Emas Asian Para Games 2026, Boccia Pastikan Posisi Delapan Besar
Boccia Indonesia Sumbang Tiga Emas, Target Asian Para Games 2026 Terlampaui
Taufik Hidayat Dorong Kolaborasi Kampus dan Praktisi untuk Cetak Talenta Olahraga Nasional
Regulasi Desain Olahraga Daerah Jadi Pekerjaan Rumah, Kemendagri Usulkan Peta Jalan 12 Bulan
Stadion Daerah Jadi Pusat Ekonomi, Kemenpora Siapkan Model Bisnis untuk 20 Stadion Prioritas
Perizinan Usaha Olahraga Jadi Fokus Kemenpora, Pemda Perkuat Pengawasan
Rabu Bugar Kemenpora Perkuat Kebiasaan Olahraga Lewat Senam Jantung Sehat dan Tai Chi
Indonesia Youth Summit 2026 Siapkan 160 Pemuda untuk Bahas Tantangan Ekonomi dan Isu Strategis
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Raih 15 Emas Asian Para Games 2026, Boccia Pastikan Posisi Delapan Besar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Boccia Indonesia Sumbang Tiga Emas, Target Asian Para Games 2026 Terlampaui

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Taufik Hidayat Dorong Kolaborasi Kampus dan Praktisi untuk Cetak Talenta Olahraga Nasional

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Regulasi Desain Olahraga Daerah Jadi Pekerjaan Rumah, Kemendagri Usulkan Peta Jalan 12 Bulan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Stadion Daerah Jadi Pusat Ekonomi, Kemenpora Siapkan Model Bisnis untuk 20 Stadion Prioritas

Berita Terbaru