Sisipublik.com – Hasil Real Madrid vs Fiorentina menjadi perhatian pada laga pramusim terbuka pertama Los Blancos menjelang musim 2026-2027. Bermain di Sportpark Klagenfurt, Austria, Sabtu (1/8/2026), Real Madrid harus berbagi angka 2-2 setelah sempat unggul dua gol atas Fiorentina.
Meski tidak menelan kekalahan, hasil tersebut memberi banyak bahan evaluasi bagi pelatih Jose Mourinho. Pasalnya, Real Madrid tampil dominan pada babak pertama, tetapi gagal mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Hasil Real Madrid vs Fiorentina memperlihatkan perubahan performa yang cukup mencolok. Setelah tampil agresif sejak menit awal, Los Blancos kehilangan kendali permainan pada babak kedua sehingga Fiorentina mampu menyamakan skor.
Hasil Real Madrid vs Fiorentina, Endrick dan Ciria Antar Madrid Unggul
Real Madrid membuka keunggulan pada menit ke-12 melalui aksi Endrick. Penyerang muda asal Brasil itu melepaskan tendangan kaki kiri ke sudut gawang setelah menerima umpan dari Alvaro Carreras.
Gol tersebut menjadi modal positif bagi Endrick setelah sebelumnya menjalani masa peminjaman bersama Lyon. Selanjutnya, Madrid menggandakan keunggulan pada menit ke-24 lewat penyelesaian Alexis Ciria yang memanfaatkan umpan Eduardo Camavinga.
Namun, Fiorentina tidak menyerah. Menjelang turun minum, Roberto Piccoli memperkecil ketertinggalan pada menit ke-41 setelah menyelesaikan kerja sama apik bersama Alex Jimenez. Skor 2-1 bertahan hingga babak pertama usai.
Fiorentina Bangkit pada Babak Kedua
Memasuki paruh kedua pertandingan, Fiorentina langsung meningkatkan intensitas permainan. Pelatih Fabio Grosso memasukkan Moise Kean dan Nicolo Fagioli untuk menambah daya serang timnya.
Pergantian tersebut langsung memberikan dampak. Baru satu menit berada di lapangan, Kean sukses mencetak gol melalui sundulan memanfaatkan umpan silang Fagioli pada menit ke-58. Gol itu membuat kedudukan berubah menjadi 2-2.
Setelah gol penyama kedudukan, kedua tim sama-sama menciptakan sejumlah peluang. Akan tetapi, hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada tambahan gol sehingga laga berakhir imbang.
Jose Mourinho Akui Tim Kehilangan Ritme Permainan
Usai pertandingan, Jose Mourinho mengaku kurang puas dengan hasil yang diraih anak asuhnya. Menurut pelatih asal Portugal itu, Real Madrid menunjukkan tiga kondisi permainan yang berbeda sepanjang pertandingan.
Ia menilai tim tampil sangat baik ketika kondisi fisik masih segar. Bahkan, menurutnya, Real Madrid memiliki peluang untuk mencetak lebih banyak gol pada babak pertama.
Namun, situasi berubah setelah Fiorentina meningkatkan duel fisik pada babak kedua. Mourinho melihat timnya mulai kehilangan ritme sehingga lawan mampu mengambil alih jalannya pertandingan.
Selain itu, ia juga menyoroti duel antara pemain bertahan muda Real Madrid dengan penyerang berpengalaman seperti Moise Kean. Menurut Mourinho, Joan Martinez dan Mario Rivas tampil menjanjikan, tetapi masih membutuhkan waktu untuk berkembang agar mampu menghadapi lawan dengan kekuatan fisik yang lebih matang.
Meski demikian, Mourinho tetap mengapresiasi semangat para pemainnya. Ia menilai skuadnya tetap menunjukkan karakter sebagai sebuah tim hingga akhir pertandingan.
Mourinho juga menegaskan bahwa setiap pertandingan memiliki arti penting bagi Real Madrid. Karena itu, ia meminta para pemain terus berkembang sekaligus berusaha meraih hasil terbaik demi menjaga tradisi besar klub pada musim yang akan datang. (j/*)











Komentar